Jumat, 19 Jun 2026 12:28 WIB

Eko Penyumbang Sekardus Mie ke Palu Nekat Naik Vespa, Apa Kabarnya?

Wahyu Eko Purnomo Aji, relawan bencana gempa Palu yang berangkat menggunakan motor vespa dan menyumbangkan satu kardus mi instan
Wahyu Eko Purnomo Aji, relawan bencana gempa Palu yang berangkat menggunakan motor vespa dan menyumbangkan satu kardus mi instan

jatimnow.com - Bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah beberapa bulan lalu, memantik perhatian semua masyarakat di Indonesia.

Termasuk Wahyu Eko Purnomo Aji, biker Vespa asal Lamongan yang berangkat ke lokasi bencana untuk menyumbangkan satu karton mie instan serta tenaganya.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Setelah sebulan bencana tersebut berlalu, bagaimana kabar Wahyu Eko, mahasiswa asal Untag Surabaya itu kini?

Saat dihubungi jatimnow.com, Kamis (8/11/2018), mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Program Studi Akuntansi itu, menyatakan jika kini dia beraktifitas seperti biasa.

"Masuk, mas Eko di sini. Assalamualaikum, Alhamdulillah kabar baik," sahut Eko dengan suara lantang.

Dibalik suara sigapnya itu, ternyata Eko sudah kembali beraktivitas kuliah kembali di kampusnya sejak beberapa hari lalu.

Namun, ia bercerita kepulangannya ke Dusun Dermo, Desa Dermo Lemahbang, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan itu ia malah disambut bak pahlawan oleh warga setempat. Sebab, atas aksi nekatnya itu ia sempat menjadi viral pemberitaan media massa.

"Kurang lebih 20 hari saya di Palu, tapi sesampai di rumah, saya malah disambut sama warga maupun teman-teman kampung. Banyak yang minta diceritain bagaimana kondisi di Palu sana," kata Eko.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Selain itu, eko mengaku saat berada di Palu, warga kampungnya juga sering menelpon dan ingin mengadopsi atau merawat anak-anak yang ditinggal mati oleh kedua orang tuanya. Namun ia tidak bisa menyanggupi karena anak-anak kecil di sana sudah dirawat oleh dinas sosial setempat.

"Ya warga banyak yang merasa kasihan, makanya ada yang ingin mengadopsi, tapi saya tidak bisa menyampaikan itu lah. Karena misi saya cuma menyumbangkan mie instan dan tenaga," ujarnya.

Wahyu Eko menceritakan, selama di sana ia banyak mendapatkan pengalaman baru. Terutama diajak bergabung untuk membagikan makanan pokok dari beberapa lembaga sosial mulai dari tingkat nasional ACT hingga lembaga sosial tingkat internasional.

"Setelah menyumbangkan mie, selain bergabung dengan ACT. Saya juga diajak bergabung lembaga sosial yang didanai yayasan keagamaan Turki untuk membagikan makanan pokok di tempat pengungsian," terangnya.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

Ia mengaku selama pemberangkatan ke Palu hingga pulang ke Jawa Timur dengan menunggangi vespa warna biru muda kesayangannya dan saat menyeberang laut, menggunakan kapal layar secara gratis.

"Alhamdulillah ongkos tidak berkurang karena semuanya gratis, makan pun di sana ikut lembaga sosial dan uang saku Rp300 ribu yang saya punya paling-paling hanya digunakan untuk beli camilan," terangnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.