Selasa, 21 Jul 2026 12:21 WIB

Mahasiswa Untag Surabaya Turun Tangan Kawal Mudik 2026

Sejumlah mahasiswa relawan Untag Surabaya bersama pendamping berjalan di area drop-off Stasiun Gubeng, Surabaya, saat menjalankan tugas pelayanan arus mudik 2026. (Foto: Humas Untag Surabaya for JatimNow.com)
Sejumlah mahasiswa relawan Untag Surabaya bersama pendamping berjalan di area drop-off Stasiun Gubeng, Surabaya, saat menjalankan tugas pelayanan arus mudik 2026. (Foto: Humas Untag Surabaya for JatimNow.com)

jatimnow.com - Mahasiswa Untag Surabaya turun langsung mengawal kelancaran mudik 2026 di sejumlah titik sibuk transportasi.

Kehadiran relawan kampus ini membantu pemudik mengurai antrean, menemukan jalur keberangkatan, hingga mengatasi kebingungan di tengah padatnya arus perjalanan.

Baca Juga: Inspiratif! Santri Jalanan Ini Raih Gelar Doktor dari Untag Surabaya

Program relawan berlangsung pada 16–27 Maret 2026. Sebanyak 17 mahasiswa ditempatkan di Terminal Purabaya, Stasiun Gubeng, dan Pos Pengamanan Pasar Turi.

Mereka bergerak di lini pelayanan yang paling dibutuhkan pemudik, mulai informasi rute, pengaturan arus penumpang, serta bantuan langsung di lapangan.

Di Stasiun Gubeng Baru, Alicia Aprilia Paulina aktif mengarahkan penumpang menuju peron yang tepat. Ia juga sigap membantu penumpang yang kehilangan barang atau tersesat jalur.

“Saya memastikan penumpang tidak salah arah atau tertinggal. Kalau ada kendala, kami bantu langsung di lokasi,” ujarnya.

Di area lain, Reza Rofi’ur Romadani bertugas di layanan tiket dan informasi perjalanan. Penjelasan yang cepat dan jelas membuat antrean lebih rapi dan waktu tunggu berkurang. Pendekatan yang komunikatif menciptakan suasana pelayanan yang lebih ramah bagi pemudik.

Fadli Bilal merasakan manfaat langsung dari interaksi tersebut. Ia menyebut pengalaman di lapangan membuka cara pandang baru.

Baca Juga: Mahasiswa Tulungagung Gelar Aksi, Soroti Pemadaman Bergilir yang Dilakukan PLN

“Kami tidak hanya membantu secara teknis, tapi belajar menghadapi berbagai karakter penumpang. Pengalaman seperti ini tidak kami dapatkan di kelas,” katanya.

Respons positif datang dari masyarakat. Lailatul Zahra, pemudik asal Surabaya, mengaku terbantu dengan kehadiran relawan.

“Mereka sigap memberi informasi jalur keberangkatan. Saya jadi lebih tenang,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Santoso, pemudik tujuan Nganjuk yang baru pertama kali naik kereta.

Baca Juga: Kader GMNI Jatim Desak Pemulihan Kedaulatan Ekonomi Rakyat

“Saya sempat bingung. Mereka langsung mendekat dan membantu. Sangat membantu,” tuturnya.

Kegiatan tersebut tidak hanya berdampak bagi pemudik. Mahasiswa juga mendapat pengalaman menghadapi situasi riil dengan tekanan dan dinamika tinggi.

Kampus pun menyiapkan langkah lanjutan dengan mengonversi program relawan menjadi setara Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kebijakan tersebut membuka ruang baru bagi model pengabdian mahasiswa. Tidak lagi terbatas di desa, tetapi juga menjawab kebutuhan kota yang padat dan kompleks, seperti arus mudik yang setiap tahun menghadirkan tantangan baru.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.