Senin, 22 Jun 2026 06:47 WIB

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Terduga kiai pelaku pelecehan seksual diamankan Polres Malang. (Foto: Aris/jatimnow.com)
Terduga kiai pelaku pelecehan seksual diamankan Polres Malang. (Foto: Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com - Yakuza Manages kembali membongkar dugaan pelecehan seksual terhadap santri oleh kiai di wilayah Bululawang, Kabupaten Malang. Pelaku kemudian diamankan bersama tim dari Satuan Reserse Perlindungan Perempuan Anak dan Tindak/Pidana Perdagangan Orang Polres Malang.

Sebelumnya, anggota Yakuza Manages yang dipimpin Den Gus Thuba Topo Broto, sempat mendatangi ponpes di kawasan Bululawang, Kabupaten Malang itu untuk mencari keberadaan terduga pelaku dan meminta klarifikasi. Kemudian, Sabtu (13/6/2026) sore mereka mendatangi Polres Malang untuk melaporkan aksi bejat pelaku.

Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Mereka tiba sekitar pukul 15.35 WIB, dengan 10 kendaraan roda empat. Tampak di antara rombongan terdapat terduga korban santri. Ia mengenakan masker, jilbab, dan jaket hitam, sambil dikawal oleh puluhan anggota organisasi.

Berselang 30 menit kemudian, seorang kiai terduga pelaku pencabulan diamankan oleh polisi. Ia digelandang oleh polisi dengan mengenakan pakaian baju muslim berwarna putih, sarung, dan peci warna hitam. 

Terduga pelaku menutupi kepalanya dengan rompi milik polisi. Ia menutupi wajahnya sambil dikawal ketat empat orang polisi di sekelilingnya, dan berjalan cepat masuk ke ruangan Satres PPA dan TPPO Polres Malang.

Tim hukum Yakuza Manages Mochammad Zakki mengungkapkan, dugaan pelecehan seksual itu berhasil diungkap Yakuza Manages, usai mendapat aduan dari salah satu keluarga korban l. Total korban yang sudah ada terdata lebih dari satu korban, dimana mayoritas korban saat mengalami kejadian itu masih anak di bawah umur atau berstatuskan anak-anak.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Dari data kita itu 3 atau 4 orang korbannya. Korban ini santri, ini rata-rata di bawah umur. Kebetulan korban ini sudah yang keluar, tidak lagi menjadi santrinya," ungkap Mochammad Zakki, Sabtu (13/6/2026) malam.

Menurutnya, pihaknya sempat mendatangi ponpes tersebut dan melakukan penyelidikan, termasuk menemui keluarga terduga pelaku dan beberapa orang yang mengetahui dugaan kasus tersebut. Oknum pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, berinisial T, itu diduga melakukan pelecehan seksual secara fisik. Beberapa di antaranya bahkan mengalami peristiwa ini sudah lama, tapi baru berani buka suara ketika sudah keluar dari ponpes.

"Ada perbuatan yang bahasanya itu diistubuhi tapi 20 tahun yang lalu. Jadi perkara ini di lembaga ini dari pengasuh ini sudah melakukan ini dari 25 tahun yang lalu. Cuma baru terangkat sekarang, karena selama ini tidak ada yang berani speak up," jelasnya.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Sementara para korban yang terdata dan diungkap oleh Yakuza Manages, disebut mengalami pelecehan dengan diraba organ vitalnya, hingga diminta memegang kemaluan terduga pelaku.

"Kalau peristiwa yang lampau itu sampai fisik (persetubuhan). Kalau yang ini fisik cuma tidak sampai persetubuhan, ya meraba-raba, ada yang dicium, ada yang diremas," tandasnya.

Ini bukan pertama Yakuza Maneges membongkar kasus pelecehan di lingkungan pondok pesantren. Sebelumnya, mereka juga beraksi di Ngawi dan sejumlah daerah lainnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.