<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>jatimnow.com - Berita dan Informasi Jawa Timur Terkini</title>
                <atom:link href="https://jatimnow.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://jatimnow.id/</link>
                <description>Berita dan informasi terkini seputar peristiwa, pendidikan, politik, pemerintahan, kesehatan, hukum, olahraga serta ekonomi dan wisata di Jawa Timur yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.</description>
                <lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 12:16:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://jatimnow.id/</generator>
                <image>
                    <url>data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAAEAAAABCAYAAAAfFcSJAAAADUlEQVR42mPcsvtgPQAHDAKxdcw7tAAAAABJRU5ErkJggg==</url>
                    <title>jatimnow.com - Berita dan Informasi Jawa Timur Terkini</title>
                    <link>https://jatimnow.id/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84955-kakak-beradik-terseret-ombak-di-pantai-payangan-jember-satu-ditemukan-tewas</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84955-kakak-beradik-terseret-ombak-di-pantai-payangan-jember-satu-ditemukan-tewas</guid>
                    <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:16:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #33cccc;"><strong>jatimnow.com</strong> </span>&ndash; Kakak beradik dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata di Pantai Seruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Sabtu (30/5/2026). Korban diketahui bernama Barokatul Hidayat (27) dan Rifki (22) warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti.</p>
<p>Korban bernama Barokatul Hidayat telah ditemukan pagi ini dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan satu korban lainnya masih dalam proses pencarian.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB setelah nelayan setempat melaporkan adanya objek mencurigakan di perairan sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Tim SAR kemudian melakukan pengecekan dan memastikan objek tersebut adalah jasad korban. Proses evakuasi dilakukan dengan jarak sekitar 1,21 kilometer dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.</p>
<p>&ldquo;Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam pelaksanaan operasi ini,&rdquo; ujarnya, Senin (1/6/2026).</p>
<p>Hingga saat ini, pencarian terhadap korban kedua, Rifki, masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan. Proses pencarian dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan personel dan kondisi cuaca di lapangan.</p>
<p>Operasi SAR tersebut didukung sejumlah peralatan, seperti perahu karet, perlengkapan water rescue, alat medis, serta perangkat komunikasi.</p>
<p>Basarnas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di wilayah selatan Jember yang dikenal memiliki gelombang dan arus cukup kuat.</p>
<p>&ldquo;Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca serta karakteristik ombak sebelum beraktivitas di pantai,&rdquo; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/202606/evakuasi-6.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Petugas saat mengevakuasi korban Pantai Seruni Payangan (Foto: Basarnas for jatimnow.com))]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bramanta]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84953-puncak-arus-balik-idul-adha-2026-daop-8-surabaya-layani-284-ribu-penumpang</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84953-puncak-arus-balik-idul-adha-2026-daop-8-surabaya-layani-284-ribu-penumpang</guid>
                    <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 11:15:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #33cccc;"><strong>jatimnow.com</strong></span> &ndash; Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila yang sekaligus menjadi hari pamungkas libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah, arus balik penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya pada Senin (1/6/2026) terpantau padat. Ribuan masyarakat memadati stasiun untuk kembali ke kota asal dan bersiap memulai rutinitas kerja maupun pendidikan.</p>
<p>Berdasarkan data terkini KAI Daop 8 Surabaya pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 44.418 pelanggan menggunakan layanan kereta api pada hari terakhir libur panjang. Angka tersebut didominasi arus kedatangan, dengan rincian 18.823 pelanggan berangkat dan 25.595 pelanggan turun di wilayah Daop 8.</p>
<p>Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, memprediksi jumlah penumpang masih akan terus bertambah hingga Senin malam seiring dengan masih berlangsungnya jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta.</p>
<p>"KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, khususnya pada masa mobilitas tinggi seperti libur panjang nasional ini. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu," tegas Mahendro.</p>
<p>Secara kumulatif, selama masa libur panjang yang berlangsung sejak 26 Mei hingga 1 Juni 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 284.818 pelanggan. Terdiri dari 143.307 pelanggan berangkat dan 141.511 pelanggan tiba.</p>
<p>KAI Daop 8 Surabaya mengimbau seluruh pelanggan agar selalu memperhatikan jadwal perjalanan dengan saksama. Penumpang disarankan datang lebih awal ke stasiun agar tidak tertinggal kereta dan selalu waspada dalam menjaga barang bawaan masing-masing selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/202606/img_20260601_100154.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Penumpang kereta api di wilayah KAI Daop 8 Surabaya. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Dadang Kurnia]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84954-jambret-iphone-turis-jerman-di-kota-lama-surabaya-ditembak-polisi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84954-jambret-iphone-turis-jerman-di-kota-lama-surabaya-ditembak-polisi</guid>
                    <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 11:08:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #00ccff;">jatimnow.com</span></strong> - Polisi menangkap pelaku penjambretan yang merampas telepon seluler milik wisatawan asal Jerman di kawasan Kota Lama Surabaya.</p>
<p>Saat proses penangkapan, pelaku berinisial KRHS (26) terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur karena melakukan perlawanan.</p>
<p>Pelaku yang merupakan warga Jalan Bumiarjo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, diringkus Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak di kediamannya.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo mengatakan tindakan tegas dilakukan setelah pelaku tidak kooperatif saat hendak diamankan.</p>
<p>&ldquo;Pelaku melakukan perlawanan ketika akan ditangkap sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kedua kakinya,&rdquo; kata Prasetyo, Minggu (31/5).</p>
<p>Kasus jambret terhadap wisatawan Jerman tersebut terjadi pada 3 Mei 2026 di Jalan Karet, kawasan Kota Lama Surabaya. Saat kejadian, korban sedang berjalan kaki bersama seorang teman dan pemandu wisata.</p>
<p>Korban diketahui tengah menggunakan iPhone 13 Pro untuk melakukan panggilan video dengan kekasihnya sambil menikmati suasana kawasan bersejarah tersebut.</p>
<p>Tiba-tiba seorang pria mengendarai sepeda motor mendekati korban dan langsung merampas ponsel yang masih menyala. Saat itu kamera ponsel mengarah ke wajah pelaku.</p>
<p>Keberuntungan berpihak kepada korban. Rekaman panggilan video yang diterima sang kekasih berhasil menangkap wajah pelaku sesaat sebelum ponsel dibawa kabur.</p>
<p>&ldquo;Pacar korban sempat melihat dan merekam tampilan layar yang mengarah ke wajah tersangka. Dari petunjuk tersebut, Unit Reaksi Cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek rumah pelaku,&rdquo; ujar Prasetyo.</p>
<p>Berbekal rekaman tersebut, polisi mengidentifikasi pelaku jambret dan melakukan pengejaran hingga berhasil menangkapnya.</p>
<p>Prasetyo menegaskan pihaknya akan terus memburu dan menindak pelaku kejahatan jalanan yang beraksi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, terlebih jika menyasar wisatawan yang berkunjung ke Surabaya.</p>
<p>&ldquo;URC Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Surabaya,&rdquo; tandasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/202606/jambret.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Rekaman CCTV pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya.(Foto/Tangkapan Layar)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Ali Masduki]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84952-kapolres-dan-dandim-0820-probolinggo-terima-gelar-warga-kehormatan-suku-tengger</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84952-kapolres-dan-dandim-0820-probolinggo-terima-gelar-warga-kehormatan-suku-tengger</guid>
                    <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:15:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #33cccc;"><strong>jatimnow.com</strong> </span>- Rangkaian peringatan Hari Raya Yadnya Kasada 2026 diwarnai dengan prosesi sakral pengukuhan warga kehormatan Suku Tengger.</p>
<p>Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menjadi salah satu tokoh yang menerima gelar kehormatan tersebut.</p>
<p>Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (31/5/2026).</p>
<p>Selain AKBP M. Wahyudin Latif, gelar serupa juga diberikan kepada sejumlah pejabat lainnya, yakni Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Ribut Yudo Aprianto, Kajari Kabupaten Probolinggo Mohamad Anggidigdo, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, serta Danyon TP 836 Brahma Yodha Letkol Inf Faishal Reza.</p>
<p>Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Forkopimda, Forkopimcam, tokoh adat, tokoh agama, serta elemen masyarakat Suku Tengger.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Mohammad Haris menekankan bahwa Yadnya Kasada bukan sekadar ritual, melainkan warisan budaya sakral yang menjadi kekayaan bangsa. Ia menyoroti makna istimewa perayaan tahun ini yang berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha dan Waisak.</p>
<p>&ldquo;Yadnya Kasada adalah warisan budaya yang wajib kita jaga. Momentum perayaannya yang berdekatan dengan Idul Adha dan Waisak tahun ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya merawat toleransi dan kerukunan antarumat beragama,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Mewakili para pejabat yang dikukuhkan, AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan apresiasi mendalam atas kehormatan yang diberikan oleh masyarakat Suku Tengger. Menurutnya, Yadnya Kasada adalah simbol harmonisasi kehidupan masyarakat di kawasan Bromo.</p>
<p>&ldquo;Pengukuhan ini merupakan kehormatan besar sekaligus amanah bagi kami. Kini, kami memikul tanggung jawab lebih untuk ikut menjaga, melindungi, dan mendukung masyarakat Suku Tengger agar adat serta budaya warisan leluhur ini tetap lestari,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya Tengger dan kawasan Gunung Bromo Tengger Semeru.</p>
<p>&ldquo;Terima kasih atas kepercayaan ini. Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian adat istiadat Suku Tengger sebagai warisan budaya dan kebanggaan kita bersama,&rdquo; pungkasnya.</p>
<p>Pengukuhan ini menjadi salah satu agenda krusial dalam rangkaian Yadnya Kasada 2026, yang sekaligus mempererat jalinan harmonis antara masyarakat adat Tengger dengan unsur pemerintah serta aparat keamanan di wilayah Probolinggo.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/202606/suku-tengger.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif usai menerima gelar kehormatan. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bramanta]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84951-tabrak-pohon-truk-pengangkut-ikan-asal-lamongan-terguling-di-jls-tulungagung</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84951-tabrak-pohon-truk-pengangkut-ikan-asal-lamongan-terguling-di-jls-tulungagung</guid>
                    <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 09:15:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #33cccc;"><strong>jatimnow.com</strong> </span>- Sebuah truk pengangkut ikan terguling di Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung, Minggu (31/5/2026). Akibatnya muatan ikan tumpah berhamburan dan pengemudi truk mengalami luka serius.</p>
<p>Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila mengatakan, peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa nahas tersebut melibatkan truk pengangkut ikan Mitsubishi Canter Fuso dengan nomor polisi S 8207 JN.</p>
<p>"Truk dikemudikan oleh Askuri (59) dengan penumpang Muafan (58) asal Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan," ujarnya.</p>
<p>Truk ini mengangkut ikan laut hasil tangkapan dari Lamongan akan dibawa ke Prigi Trenggalek. Saat melintas JLS di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung truk muatan ikan mengalami kecelakaan.</p>
<p>"Saat melintas di jalan turunan JLS Tulungagung, sopir truk berusaha mendahului kendaraan di depannya. Tapi diduga truk oleng dan menabrak pohon," terangnya.</p>
<p>Akibatnya truk mengalami kerusakan cukup parah usai menabrak pohon. Sedangkan muatan ikan yang dibawa tumpah ke jalan.</p>
<p>"Muatan ikan tumpah berhamburan dan truk mengalami kerusakan parah," jelasnya.</p>
<p>Akibat kecelakaan ini, pengemudi dan penumpang truk mengalami luka cukup serius. Mereka dibawa ke RSUD Karneni Campurdarat Tulungagung untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.</p>
<p>"Pengemudi Askuri mengalami luka serius pada kaki kiri. Sedangkan penumpang Muafan mengalami lecet pada kepala dan kaki," pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/202606/kecelakaan-9.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kondisi truk pengangkut ikan yang terguling di JLS Tulungagung. (Foto: Satlantas Polres Tulungagung for jatimnow.com)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bramanta]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84950-peringatan-hari-raya-waisak-di-tulungagung-ajak-umat-bersumbangsih-untuk-negeri</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84950-peringatan-hari-raya-waisak-di-tulungagung-ajak-umat-bersumbangsih-untuk-negeri</guid>
                    <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 08:10:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #33cccc;"><strong>jatimnow.com</strong> </span>- Peringatan detik-detik Hari Raya Tri Suci Waisak di Tulungagung berlangsung dengan khidmat. Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi tersebut di Vihara Buddha Loka Tulungagung, Minggu (31/5/2026) sore. Dalam momen istimewa ini, umat Buddha diminta agar memberikan sumbangsih kemanusian kepada Indonesia.</p>
<p>Sejak pukul 14.00 WIB puluhan umat telah memenuhi Vihara Buddha Loka Tulungagung. Ada berbagai macam rangkaian yang dilaksanakan umat saat detik-detik Hari Raya Tri Suci Waisak 2750 BE.</p>
<p>Pembina Rohaniawan Vihara Buddha Loka Tulungagung, Pandita Sugianto Gandhika mengatakan perayaan Tri Suci Waisak pada tahun ini berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh banyak umat Buddha. Momen sakral ini juga dihadiri oleh Samanera yang mampu membangkitkan semangat umat Buddha.</p>
<p>"Tema Waisak tahun ini adalah menapaki jalan mulia bersumbangsih bagi negeri," ujarnya.</p>
<p>Dalam ceramahnya Samanera atau Bikkhu memberikan motivasi bagi umat Buddha agar berkontribusi dalam hal kemanusian untuk Indonesia. Sehingga Indonesia bisa lebih maju dan menjadi tempat aman dan nyaman umat melaksanakan ibadah.</p>
<p>"Samanera memberikan motivasi kepada kami agar bisa bahu-membahu memberikan sumbangsih dalam membangun Indonesia maju dan menjadi tempat aman serta nyaman dalam menjalankan ibadah," terangnya.</p>
<p>Ada berbagai rangkaian yang dilaksanakan umat pada detik-detik Tri Suci Waisak. Diawali dengan Pradaksina atau penghormatan dengan cara mengelilingi tempat puja sebanyak tiga kali.</p>
<p>"Saat melaksanakan Pradaksina, umat juga membawa amisa puja berupa bunga dan dupa," jelasnya.</p>
<p>Usai melaksanakan Pradaksina umat membersihkan diri dengan memohon pembaharuan sila atau Tisarana. Setelah itu dilakukan pembacaan Tipitaka singkat yang disebut Paritta.</p>
<p>"Saat detik-detik Waisak umat melakukan meditasi. Sehingga dalam momen purnama penuh umat dalam kondisi pikiran tenang, damai untuk menikmati kesempurnaan Waisak," paparnya.</p>
<p>Terkahir dilakukan Pattidana dengan membagikan air yang sudah dibacakan Paritta selama satu bulan penuh. Sehingga air Paritta tersebut sangat istimewa dalam kepercayaan umat Buddha.</p>
<p>"Selama satu bulan umat membacakan Paritta dan melaksanakan puasa untuk mengisi energi positif ke air yang kami bagikan," ungkapnya.</p>
<p>Dalam momen Tri Suci Waisak, Sugianto berharap agar umaat dapat memiliki kualitas batin lebih baik dengan mengutamakan belajar dharma. Selain itu, umat diharapkan dapat mempraktikan dharma dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>"Karena dengan belajar dharma tanpa praktik, mereka tidak bisa melaksanakan dengan baik ajaran sang Buddha," pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/202606/waisak.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Peringatan detik-detik Hari Raya Tri Suci Waisak di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bramanta]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84949-prakiraan-cuaca-surabaya-hari-ini-berawan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84949-prakiraan-cuaca-surabaya-hari-ini-berawan</guid>
                    <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 07:16:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #33cccc;"><strong>jatimnow.com</strong></span> - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di Surabaya berawan hari ini, Senin (1/6/2026). Cuaca berawan ini terjadi merata di seluruh wilayah.</p>
<p>Cuaca cerah terjadi pagi hingga siang hari. Setelah itu cuaca berawan terjadi hingga malam hari.</p>
<p>Meskipun begitu BMKG mengimbau warga selalu waspada dengan potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi. Mereka diharapkan selalu siap dengan jas hujan dan payung saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Warga juga diharapkan untuk selalu menjaga daya tahan tubuh.</p>
<p>Suhu udara diperkirakan berkisar antara 24&deg;C hingga 33&deg;C, dengan kelembapan mencapai 85% pada beberapa waktu.</p>
<p>Warga Surabaya diharapkan selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/ilustrasi2/cuaca-berawan.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi cuaca berawan. (Foto: Ilustrasi/jatimnow.com)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Bramanta]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Super Copa 100 Tahun PMDG Hadirkan Bintang Timnas, Jadi Pembelajaran Santri]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84948-super-copa-100-tahun-pmdg-hadirkan-bintang-timnas-jadi-pembelajaran-santri</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84948-super-copa-100-tahun-pmdg-hadirkan-bintang-timnas-jadi-pembelajaran-santri</guid>
                    <pubDate>Sun, 31 May 2026 18:45:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Melalui pertandingan tersebut, para santri dapat belajar dari pengalaman dan perjalanan para atlet yang telah berkiprah di level tertinggi sepak bola Indonesia.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #33cccc;"><strong>jatimnow.com</strong></span> - Ratusan pasang mata tertuju ke Stadion Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) saat sejumlah bintang sepak bola nasional turun ke lapangan dalam laga pembuka Super Copa 100 Tahun PMDG, Sabtu (31/5/2026). Tak sekadar menjadi tontonan, pertandingan ekshibisi antara Timnas All Star melawan Gontor FC juga menjadi sarana pembelajaran bagi para santri tentang sportivitas, disiplin, dan kerja keras dalam meraih prestasi.</p>
<p>Atmosfer pertandingan berlangsung meriah. Kehadiran sejumlah nama besar seperti Ferdinand Sinaga, Selvio Escobar, Bagus Kahfi, Bagas Kaffa, hingga King Polo sukses menarik perhatian masyarakat dan para santri yang memadati stadion di Jalan Raya Ponorogo-Mlarak, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.</p>
<p>Ketua Umum Panitia Peringatan 100 Tahun PMDG, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, mengatakan olahraga memiliki nilai pendidikan yang tidak kalah penting dibandingkan bidang lainnya. Melalui pertandingan tersebut, para santri dapat belajar dari pengalaman dan perjalanan para atlet yang telah berkiprah di level tertinggi sepak bola Indonesia.</p>
<p>&ldquo;Santri belajar sportivitas dalam gelaran Super Copa 100 Tahun Pondok Gontor,&rdquo; ujar Hamid.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran para pemain nasional bukan hanya untuk memeriahkan turnamen, melainkan memberikan inspirasi kepada para santri agar berani mengembangkan potensi yang dimiliki.</p>
<p>&ldquo;Kami ingin menunjukkan kepada para santri bahwa siapa pun bisa berprestasi di bidangnya masing-masing. Yang penting dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,&rdquo; katanya.</p>
<p>Ia menilai dunia olahraga dapat menjadi salah satu pilihan masa depan bagi santri yang memiliki bakat dan kemampuan di bidang tersebut. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ada santri Gontor yang kelak mampu menembus level nasional.</p>
<p>&ldquo;Mungkin ada santri Gontor yang memiliki kemampuan luar biasa dan bisa menjadi pemain nasional. Itu tidak ada masalah,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Hamid mencontohkan salah satu alumni yang menekuni dunia olahraga basket hingga akhirnya menjadi pelatih bagi sejumlah sekolah Islam di Jakarta. Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana pengabdian sekaligus media dakwah di tengah masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Olahraga bukan sesuatu yang tidak penting. Ini bisa menjadi alternatif pengabdian bagi santri setelah lulus. Mereka tetap bisa berdakwah melalui bidang yang mereka tekuni,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Selain menghadirkan laga ekshibisi Timnas All Star melawan Gontor FC, Super Copa 100 Tahun PMDG juga diikuti 16 klub dari berbagai daerah. Di antaranya Persebaya Development, Persida Sidoarjo, Pelita Jabon Putra FC, Radjawali FC, S Parman FC Sampit, Sekar Jagad FC, dan YSBI Surabaya. Turnamen tersebut berlangsung mulai 31 Mei hingga 28 Juni 2026.</p>
<p>Salah seorang penonton, Budi Setyo, mengaku sengaja datang untuk menyaksikan langsung para pemain yang selama ini hanya dilihatnya melalui layar televisi maupun media sosial.</p>
<p>&ldquo;Memang sengaja datang untuk melihat Timnas All Star. Tadi ada Ferdinand Sinaga dan Gunawan. Jarang-jarang bisa melihat mereka bermain langsung di Ponorogo,&rdquo; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/202605/copa.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Super Copa 100 Tahun PMDG Hadirkan Bintang Timnas, Santri Belajar Sportivitas dan Semangat Berprestasi. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Yanuar D]]></dc:creator><category><![CDATA[Olah Raga]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Seorang Lansia Tewas dalam Kebakaran Ruko Sepeda Anak di Simokerto Surabaya]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84947-seorang-lansia-tewas-dalam-kebakaran-ruko-sepeda-anak-di-simokerto-surabaya</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84947-seorang-lansia-tewas-dalam-kebakaran-ruko-sepeda-anak-di-simokerto-surabaya</guid>
                    <pubDate>Sun, 31 May 2026 17:30:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #33cccc;"><strong>jatimnow.com</strong></span> - Kebakaran melanda sebuah rumah toko (ruko) yang menjual sepeda anak di Jalan Sidoyoso Wetan Gang IV No. 51-C, Kelurahan Simokerto, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu (31/5/2026) dini hari. Dalam peristiwa tersebut, seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di lantai dua bangunan yang terbakar.</p>
<p>Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Moch. Rokim, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 02.27 WIB.</p>
<p>"Petugas langsung bergerak satu menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi kejadian pukul 02.33 WIB. Setibanya di lokasi, tim segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya," ujar Rokim.</p>
<p>Sebanyak 10 unit tempur dan 4 unit tim rescue diterjunkan ke lokasi. Armada yang dikerahkan berasal dari Rayon 1 Pasar Turi, Rayon 2 Tambak Rejo, Pos Pegirian, Mulyorejo, Menur, Bulak, Sukolilo, dan Grudo.</p>
<p>Api yang membakar lantai dua bangunan berhasil dipadamkan pada pukul 03.00 WIB. Sementara proses pembasahan dan pengamanan lokasi baru dinyatakan selesai pada pukul 05.35 WIB.</p>
<p>Rokim menjelaskan, bangunan yang terbakar memiliki luas sekitar 5 x 14 meter. Kobaran api menghanguskan seluruh area lantai dua, sedangkan lantai satu dalam kondisi aman.</p>
<p>"Dari hasil penanganan di lapangan, area yang terbakar berada di lantai dua yang dipenuhi tumpukan barang. Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum dapat dipastikan," katanya.</p>
<p>Petugas juga menemukan seorang korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama TLN (68), yang ditemukan dalam posisi tengkurap di depan pintu kamar mandi lantai dua.</p>
<p>"Korban ditemukan saat proses penyisiran oleh tim rescue. Selanjutnya penanganan korban diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses lebih lanjut," jelas Rokim.</p>
<p>Ruko tersebut diketahui merupakan tempat usaha penjualan sepeda anak milik keluarga korban. Selain DPKP Surabaya, penanganan kejadian ini juga melibatkan BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Kedung Cowek, PMI, dan PLN.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/202605/kebakaran_3.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kebakaran ruko sepeda anak di Simokerto Surabaya. (Foto: DPKP Surabaya/jatimnow.com)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Yanuar D]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Yadnya Kasada 2026, Momentum Penguatan Budaya dan Harmoni Masyarakat Tengger]]></title>
                    <link>https://jatimnow.id/baca-84946-yadnya-kasada-2026-momentum-penguatan-budaya-dan-harmoni-masyarakat-tengger</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jatimnow.id/baca-84946-yadnya-kasada-2026-momentum-penguatan-budaya-dan-harmoni-masyarakat-tengger</guid>
                    <pubDate>Sun, 31 May 2026 17:10:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Tahun ini, Yadnya Kasada mengusung semangat pelestarian budaya yang lebih luas, melibatkan sinergi antara tradisi kuno, pendidikan, dan elemen pemerintahan.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #33cccc;"><strong>jatimnow.com</strong> </span>- Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menjadi pusat perhatian dunia dengan dimulainya rangkaian upacara adat Yadnya Kasada 1948 Saka/2026 Masehi. Ritual sakral masyarakat Suku Tengger ini resmi dibuka dengan prosesi Mendak Tirta sejak Jumat (29/5/2026), yang menandai dimulainya rangkaian panjang upacara menuju puncak acara, besok 1 Juni 2026.</p>
<p>Tradisi tahunan yang digelar di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini bukan sekadar agenda wisata, melainkan napas spiritual bagi warga Tengger.</p>
<p>Tahun ini, Yadnya Kasada mengusung semangat pelestarian budaya yang lebih luas, melibatkan sinergi antara tradisi kuno, pendidikan, dan elemen pemerintahan.</p>
<p>Prosesi Mendak Tirta menjadi langkah awal sakral, di mana masyarakat Tengger mengambil air suci dari berbagai sumber mata air keramat.</p>
<p>Titik pengambilan meliputi Madakaripura, Goa Widodaren, Sumber Semanik, Merumoyo, Rondo Kuning, hingga Sumber Pitu. Air yang terkumpul disemayamkan di Pura Luhur Poten sebagai sarana utama dalam ritual puncak Yadnya Kasada.</p>
<p>Selain itu, ritual Atur Suguh dilakukan serentak di 35 titik di kawasan lereng Bromo. Ritual ini merupakan wujud syukur masyarakat kepada Sang Hyang Widhi atas keberkahan alam yang melimpah.</p>
<p>Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo, Akhmad Arief Hermawan CM, menegaskan bahwa Yadnya Kasada adalah identitas yang harus terus dirawat.</p>
<p>"Yadnya Kasada terdiri dari ritual keagamaan sebagai bentuk korban suci dan kegiatan pendukung untuk memperkuat pelestarian budaya," ujar Arief, Minggu (31/5/2026).</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi, hari ini digelar resepsi budaya di Pendopo Agung Desa Ngadisari, Sukapura.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, lima tokoh strategis akan dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Sesepuh Tengger, yakni Kapolres Probolinggo, Kapolres Probolinggo Kota, Dandim 0820 Probolinggo, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, dan Danyon TP 836/Brahma Yodha.</p>
<p>Pengukuhan ini menjadi simbol harmonisasi antara masyarakat adat dengan aparat pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kelestarian budaya lokal.</p>
<p>Kemeriahan Yadnya Kasada 2026 juga akan dimanjakan dengan suguhan kesenian khas Tengger, seperti musik ketimplung, tari Reog Tengger, jathilan, tari Senduk, tari Angguk, tari Andira, hingga sendratari kolosal Roro Anteng Joko Seger.</p>
<p>Tak berhenti pada seremonial, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo mengambil langkah konkret untuk masa depan.</p>
<p>Bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), akan diselenggarakan workshop pembelajaran berbasis budaya bagi pendidik di Kecamatan Sukapura pada 3 Juni 2026.</p>
<p>"Kami ingin generasi muda Tengger tidak hanya mengenal, tetapi memiliki rasa bangga dan tanggung jawab untuk menjaga warisan leluhur ini di masa depan," tambah Arief.</p>
<p>Puncak dari rangkaian Yadnya Kasada 2026 sendiri akan berlangsung pada 1 Juni 2026 dini hari di Pura Luhur Poten dan Laut Pasir Gunung Bromo.</p>
<p>Momen ini diprediksi akan menarik ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menyaksikan langsung keunikan tradisi masyarakat Tengger yang tetap eksis di tengah modernisasi.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jatimnow.id/po-content/uploads/202605/kasada.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Tempat ibadah sakral umat Hindu Suku Tengger yang terletak di kawasan wisata Gunung Bromo. (Istimewa)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Yanuar D]]></dc:creator><category><![CDATA[Time Out]]></category></item></channel></rss>