Rabu, 17 Jun 2026 11:45 WIB

Ratusan Hektare Lahan Padi dan Jagung di Jember Diserang Hama Tikus

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 12 Jun 2026 13:40 WIB
Kondisi tanaman jagung yang diserang hama tikus. (Foto: Ulum for jatimnow.com)
Kondisi tanaman jagung yang diserang hama tikus. (Foto: Ulum for jatimnow.com)

jatimnow.com – Ancaman gagal panen membayangi para petani di Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Pasalnya, ratusan hektare lahan pertanian yang ditanami padi dan jagung di wilayah tersebut hancur diserang hama tikus dalam beberapa pekan terakhir.

Kondisi terparah salah satunya terjadi di Dusun Krebet, Desa Gumukmas. Serangan yang masif dan cepat membuat para petani kewalahan dan harus menelan kerugian dalam jumlah besar.

Baca Juga: Pakar Ungkap Bahaya El Nino Godzilla 2026 dan Langkah Mitigasinya

Agus (45), salah satu petani jagung setempat, mengungkapkan bahwa tingkat serangan hama tikus saat ini sudah berada di level yang sangat mengkhawatirkan.

“Dalam satu malam saja, tikus-tikus itu bisa melahap tanaman jagung yang sudah mulai besar hingga puluhan hektare. Kami benar-benar rugi besar,” kata Agus, Jumat (12/6/2026).

Senada dengan Agus, tokoh petani setempat, Moh Subur, menyebut serangan hama pengerat tahun ini tergolong luar biasa ganas dan terjadi secara serentak.

"Banyak lahan jagung dan padi yang rusak bahkan sebelum panen. Jika tidak segera ditangani serius, ini bisa mengancam ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Gumukmas,” ujarnya.

Baca Juga: Lomba Budidaya Semangka, Jaga Optimisme Petani Tapalkuda di Tengah Ancaman Gagal Panen

Menanggapi krisis yang dialami petani, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gumukmas sekaligus Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) wilayah Kencong, Moerdoso, menyatakan bahwa pengendalian hama tikus tidak bisa dilakukan secara individu.

Menurutnya, langkah paling efektif adalah dengan melakukan pemberantasan secara serentak dan masif. Beberapa metode yang disarankan antara lain pemasangan umpan beracun secara bersamaan untuk menekan laju populasi tikus secara cepat.

Langkah lain yang juga bisa dilakukan adalah gerakan massal membongkar sarang tikus di sepanjang pematang sawah. Kemudian pengasapan menggunakan alat khusus berbahan gas belerang yang dibakar ke dalam lubang, sehingga tikus mati di dalam sarangnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jatim Serahkan Mesin Combine kepada Petani Jember

Lebih lanjut, Moerdoso memastikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. BPP setempat telah mengajukan permohonan bantuan secara resmi kepada Petugas Pengamat Hama dan Penyakit (PPHP) Dinas Pertanian Kabupaten Jember.

Permohonan tersebut telah diajukan sekitar satu minggu lalu. “Para petani sebenarnya sudah melaporkan kondisi ini melalui PPL maupun media, dan kami berharap ada respon cepat dari pemerintah agar serangan ini tidak semakin meluas,” ucapnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.