Jumat, 19 Jun 2026 06:22 WIB

Melihat Tawur Agung Kesanga Jelang Nyepi 1948 Saka di Kediri

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 18 Mar 2026 18:20 WIB
Upacara dipusatkan di depan Tugu Garuda Pare dan berlangsung dengan khidmat. (Foto: Nanik for jatimnow.com)
Upacara dipusatkan di depan Tugu Garuda Pare dan berlangsung dengan khidmat. (Foto: Nanik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan umat Hindu di Kabupaten Kediri menggelar upacara Tawur Agung Kesanga, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Upacara dipusatkan di depan Tugu Garuda Pare dan berlangsung dengan khidmat.

Baca Juga: Semarak Pawai Ogoh-ogoh Umat Hindu di Desa Balun Lamongan

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kediri, Juliono, mengatakan rangkaian Nyepi telah dimulai sejak upacara Melasti yang digelar pada 14 Maret 2026 di Waduk Siman.

Menurutnya, Tawur Agung Kesanga merupakan upacara yang bertujuan menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

“Ini adalah upacara untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan, sehingga pelaksanaan Nyepi dapat berlangsung dengan damai dan tenang,” ujarnya.

Juliono menjelaskan, pelaksanaan Tawur Agung Kesanga tingkat kabupaten dipusatkan di Pare. Sementara itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan di tingkat desa dan kecamatan pada sore hari.

Di Kecamatan Kandangan, terdapat tiga desa yang turut menggelar kegiatan serupa dengan jumlah ogoh-ogoh hampir mencapai 25 buah. Adapun pada kegiatan di Tugu Garuda Pare, hanya ditampilkan empat ogoh-ogoh sebagai perwakilan.

Ia menyebut, pembatasan jumlah ogoh-ogoh di lokasi utama merupakan hasil kesepakatan bersama, mengingat lokasi berada di jalan provinsi dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.

“Di lokasi ini hanya ditampilkan secara simbolis. Sebagian ogoh-ogoh lainnya sudah ditampilkan pada kegiatan sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga: Umat Hindu di Lamongan Tak Permasalahkan Takbir Saat Perayaan Nyepi

Secara keseluruhan, jumlah ogoh-ogoh di Kabupaten Kediri diperkirakan mencapai 60 hingga 70 buah yang tersebar di berbagai wilayah.

Sementara itu, Ketua Panitia Nyepi 2026, Willy Puguh Pribawana, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan selesai lebih cepat dari jadwal.

“Pelaksanaan hari ini berjalan lancar dan selesai lebih awal dari yang direncanakan,” katanya.

Ia menambahkan, perayaan Nyepi tahun ini mengusung tema nasional Vasudhaiva Kutumbakam yang berarti “Satu Bumi, Satu Keluarga”. Tema ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan antarumat.

Willy menjelaskan, ogoh-ogoh yang diarak dalam Tawur Agung Kesanga melambangkan unsur negatif atau buta kala yang dinetralisir menjelang pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

Baca Juga: Perayaan Nyepi di Umbulsari Jember Tanpa Ogoh-Ogoh, karena Bareng Takbiran

“Melalui ogoh-ogoh, unsur-unsur negatif dinetralkan agar umat dapat menjalankan Nyepi dengan tenang dan khusyuk,” jelasnya.

Rangkaian perayaan Nyepi di Kabupaten Kediri akan ditutup dengan kegiatan Dharma Santi yang dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026 di Convention Hall SLG.

Pihak panitia berharap perayaan Nyepi tahun ini dapat membawa kedamaian, tidak hanya bagi umat Hindu, tetapi juga seluruh masyarakat.

“Semoga Indonesia tetap aman, damai, dan penuh kerukunan,” tutup Juliono.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.