Sabtu, 13 Jun 2026 03:32 WIB

Bocah 13 Tahun di Malang Hanyut Terbawa Arus Saluran Air

Foto: Proses pencarian bocah 13 tahun hanyut di Malang (Malang Selatan Resque/jatimnow.com)
Foto: Proses pencarian bocah 13 tahun hanyut di Malang (Malang Selatan Resque/jatimnow.com)

jatimnow.com-Bocah berusia 13 tahun di Malang terbawa arus saluran irigasi saat bermain di tengah kondisi hujan. Korban berinisial OPR (13) siswa kelas 7 SMP swasta di Sumbermanjing Wetan itu hilang saat bermain di saluran irigasi persawahan di Desa Druju RT 2 RW 1, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar mengungkapkan, insiden hilangnya bocah berusia 13 tahun terjadi pada Selasa siang (17/2). Saat itu korban berinisial OPR tengah bermain bersama tiga orang temannya di saluran irigasi.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Korban tengah bermain di atas irigasi sekitar pukul 13.45 Selasa siang, karena hujan lebat dan arus air irigasi naik dan cukup deras, korban tiba-tiba terseret arus saluran irigasi saat bermain," ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Ketiga rekannya sempat mencari keberadaan korban. Tapi derasnya arus saluran air membuat korban tak dapat ditemukan. Selanjutnya ketiga rekannya melaporkan kejadian itu ke keluarganya masing-masing dan diteruskan ke petugas pencarian gabungan.

"Kami tengah melakukan penyisiran saluran irigasi air hujan hinga mengarah ke Sungai Lesti, hingga pada saat dilaporkan ini masih belum ditemukan," ucapnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Di sisi lain, Plt BPBD Kabupaten Malang Purwoto menjelaskan, tim dari BPBD Kabupaten Malang dibantu unsur SAR dari Basarnas dan Malang Selatan Resque sudah melakukan pencarian sejak Selasa sore hingga Rabu pagi ini.

Pencarian dengan menelusuri aliran saluran air drainase hingga ke muaranya di Sungai Lesti. Selain itu pencarian juga dilakukan dengan menelusuri dari daratan tepian sungai, termasuk menggunakan peralatan perahu di Sungai Lesti.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

"Kami mendapatkan informasi tersebut dan melaksanakan penyisiran saluran irigasi hingga sungai Lesti, saat ini belum juga ditemukan," ucap Purwoto, dikonfirmasi terpisah.

Menurutnya, proses pencarian korban saat ini dipimpin oleh Basarnas Kantor Surabaya melalui kantor perwakilan Malang Raya. Puluhan orang tim gabungan dikerahkan, termasuk melibatkan unsur TNI Polri, relawan kebencanaan, dan warga sekitar lokasi aliran sungai. "Hingga saat ini kami masih menelusuri," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.