Jumat, 19 Jun 2026 20:00 WIB

Pimpinan Terjerat Hukum, DPRD Jember Akan Konsultasi ke Gubernur Jatim

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 24 Okt 2025 14:35 WIB
Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto saat ditemui wartawan. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto saat ditemui wartawan. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Unsur pimpinan terjerat permasalahan hukum, DPRD Jember segera berkonsultasi dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pihaknya khawatir, kedukaan ini akan mempengaruhi penetapan APBD 2026.

"Kita berduka, salah satu unsur pimpinan kita sekarang terkena masalah hukum. Apakah ketika tidak ada satu pimpinan yang tidak tanda tangan, karena situasi tidak memungkinkan, itu kemudian sah atau tidak. Itu yang akan kita konsultasikan," jelasnya, Jumat (24/10/2025)

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

Widarto menyatakan, memang selama proses pembahasan APBD, ketidakhadiran salah satu pimpinan bukan suatu masalah. Namun, penetapan memerlukan tanda tangan bupati dan empat pimpinan DPRD.

"Tapi begitu penetapan, yang seharusnya tanda tangan bupati dan tanda tangan pimpinan DPRD. Pimpinan ada empat, jika salah satu tidak ada, apakah ini masih sah atau berpengaruh atau tidak," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu akan secepatnya untuk berkonsultasi ke Gubernur Jawa Timur. "Rencana minggu depan," tegasnya.

Selain itu, DPRD Jember juga akan berkonsultasi tentang berkurangnya Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), apakah diperlukan adendum dalam penetapan KUA-PPAS Kemarin.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

"Kalau itu diperlukan adendum, berarti kita harus mengadendum. Karena ada perubahan dari sisi pendapatan sekitar Rp75 miliar. Dari sisi pembelanjaan, ada pilihan, apakah belanjanya dikurangi atau defisitnya yang akan kita naikkan. Itu akan kita konsultasikan," ungkapnya.

Termasuk terkait pembahasan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember juga akan dikonsultasikan.

"Kalau APBD waktu masih nanti, maksimal 30 November, artinya punya waktu untuk APBD 2026. Kalau soal dimulainya pembahasan APBD, dimulainya dengan penyampaian Nota pengantar oleh bupati di paripurna. Saya pribadi masukannya, kita adendum, karena ada perubahan KUA-PPAS kita. Tapi sebagain masih berpikiran, sebenarnya tidak perlu adendum. Dibahas dan akan disesuaikan," imbuh Widarto.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Dari itu, agar tidak terjadi kekeliruan dalam semua pembahasan, maka diperlukan konsultasi dengan pemerintah di atasnya untuk mencari solusi jalan keluar.

"Untuk itu, maka kita konsultasi memastikan ke gubernur. Setelah konsultasi ke provinsi, kalau memang perlu adendum. Kalau tidak, nanti akan kita langsung bahas," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.