Sabtu, 20 Jun 2026 22:24 WIB

Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 11 Jun 2026 10:10 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan bantuan aspal ke Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan bantuan aspal ke Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan drum aspal bantuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Tulungagung belum dimanfaatkan untuk perbaikan jalan. Padahal bantuan tersebut hampir setahun diserahkan. Saat ini aspal tersebut mangkrak di UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Kepala Dinas PUPR Tulungagung Erwin Novianto, membenarkan belum terpakainya aspal bantuan gubernur tersebut. Total terdapat 250 drum aspal bantuan yang belum digunakan. Pihaknya mengaku pemanfaatan drum aspal itu masih terkendala material tambahan yang dibutuhkan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Kalau yang di PU itu nanti nunggu material pendampingnya. Yang dibantu dari provinsi hanya aspal saja. Padahal material yang dibutuhkan nanti perlu pasir, koral, tenaga juga," ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Erwin memastikan akan memanfaatkan aspal senilai Rp450 juta tersebut. Namun hanya untuk melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan dan membahayakan pengguna jalan. Pasokan aspal cair itu tidak digunakan untuk pembangunan peningkatan jalan.

"Nanti kalau sudah ada anggaran pendampingnya akan kami manfaatkan untuk perbaikan jalan," jelasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dinas PUPR Tulungagung juga akan berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah desa yang ingin memanfaatkan bantuan aspal di tingkat desa. Meskipun merupakan hibah, penggunaan aspal tersebut tetap harus dipertanggungjawabkan secara administratif.

"Kalau di desa nanti juga harus ada proposal kepada Bupati, kemudian harus ada kesanggupan dari desa bisa untuk melaporkan secara administratif. Jadi nanti untuk apa, lokasi mana, bisa dipertanggungjawabkan secara administratif," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.