Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis
- Penulis : Yanuar D
- | Rabu, 10 Jun 2026 20:25 WIB
jatimnow.com - Kecewa dengan harga mentimun yang terjun bebas di angka Rp500-1000 per kilogram, seorang petani asal Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, bagikan hasil panen gratis untuk warga.
Jumantoro membagikan mentimun hasil panennya di Kantor Pemerintah Kabupaten Jember dan Kantor DPRD Jember, Rabu (10/6/2026). Dia berharap ada perhatian untuk petani agar tidak merugi,
Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember
"Saya bersama beberapa petani mentimun bagi-bagi timun gratis, kurang lebih 2 kuintal di depan Kantor Pemkab dan dibagi ke Gedung Dewan," ungkapnya.
"Kita menyampaikan pesan, petani mentimun tidak berharap harga per kilogram satu dollar, tapi seperempat dollar petani mentimun bisa tersenyum bahagia," sambungnya.
Menurutnya, banyak petani yang beberapa hari ini yang menanam mentimun mengalami kecewa, karena harga jual panen terjun bebas.
"Karena sudah beberapa minggu ini, harga mentimun berkisar Rp500 sampai Seribu rupiah perkilogram, ditengah kondisi harga plastik, pulsa terbang tinggi," akunya.
Bahkan Jumantoro mengibaratkan, saat musim tanam mentimun para petani ikut harga dollar, sedangkan pada saat panen harga petani ikut rupiah dan itupun tidak ada yang peduli.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang
"Kita berharap kepada pemerintah, agar sayur mayur pupuknya disubsidi, agar saat petani panen tidak terlalu merugi," harapnya.
Dalam hitungan luas seperempat hektar saja biaya tanam mentimun berkisar antara Rp10 juta hingga Rp15 juta. Belum lagi ditambah ongkos panen dan sebagainya.
"Harga lima ratus dan seribu rupiah, petani bukan untung tapi buntung. Ongkos panen, tidak nutut," kesalnya.
Atas harga yang turun drastis ini, ia bersama petani yang lain membiarkan mentimun di sawah atau kebunnya dipetik orang lain.
Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan
"Paling tidak, yang tua-tua diambil, biar pohon tidak cepat mati. Kadang teman-teman menahan sampai timunnya besar-besar, tapi saat dibiarkan mati pohonnya," terangnya.
Dengan harga mentimun yang anjlok ini, Jumantoro mengakui tentu akan mengalami kerugian yang cukup besar, mengingat biaya tanam dan perawatan tidak kembali.
"Ongkos metik saja minim seribu perkilogram. Biasanya, harga mentimun Rp2 ribu hingga Rp4 ribu. Apa karena kiriman dari luar Jember, sehingga mentimun disini melimpah," sebutnya.
Editor : Yanuar DURL : https://jatimnow.id/baca-85176-kecewa-harga-mentimun-rp500-per-kg-petani-jember-bagikan-panen-gratis