Kamis, 11 Jun 2026 22:26 WIB

PGSI Jatim Gembleng Atlet Tangguh, Junjung Sportivitas!

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 30 Sep 2025 19:55 WIB
Altet Gulat Jatim sedang melakukan latihan di KONI Jatim, pada Senin (29/9/2025). (Foto/PGSI Jatim).
Altet Gulat Jatim sedang melakukan latihan di KONI Jatim, pada Senin (29/9/2025). (Foto/PGSI Jatim).

jatimnow.com - Aroma keringat bercampur semangat juang membara di arena latihan PGSI Jawa Timur. Di sinilah, di atas matras yang menjadi saksi bisu, para calon gladiator gulat Jatim ditempa menjadi petarung tangguh.

Bukan hanya otot yang digembleng, mental juara dan karakter pantang menyerah juga menjadi menu wajib.

PGSI Jatim memang bukan kaleng-kaleng dalam urusan pembinaan atlet gulat. Sejarah mencatat, Jatim adalah salah satu lumbung pegulat terbaik di Indonesia.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Podium PON sudah menjadi langganan, dan tak sedikit yang sukses menembus timnas hingga pentas dunia.

"Gulat bukan cuma soal adu kuat, tapi juga soal strategi, ketahanan mental, dan sportivitas," tegas Tri Indra Wahyudi, Ketua Bidang Humas PGSI Jatim, saat ditemui di sela-sela latihan.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

"Kami ingin mencetak atlet yang 'wani' di atas matras, tapi tetap 'andap asor' di luar arena," lanjutnya.

Tri Indra menambahkan, PGSI Jatim terus berbenah diri demi menjaga tradisi emas. Pembinaan usia dini menjadi prioritas, kompetisi rutin digelar untuk menjaring bibit-bibit potensial, sinergi dengan berbagai pihak terus ditingkatkan, dan transparansi organisasi dijunjung tinggi.

Sukses PGSI Jatim mencetak juara bukan terjadi dalam semalam. Ada proses panjang dan terstruktur yang dimulai dari kejuaraan tingkat kabupaten/kota. Para talenta terbaik kemudian diseleksi ketat untuk masuk dalam program pembinaan provinsi.

Kejuaraan daerah juga menjadi ajang penting untuk memantau bakat-bakat baru. Dukungan penuh dari Pemprov Jatim dan KONI Jatim menjadi amunisi berharga untuk menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan.

Bagi para atlet muda, membela Jatim adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar. Mereka sadar, medali emas tidak datang dengan mudah. Namun, semangat kebersamaan, bimbingan pelatih, dan dukungan organisasi menjadi motivasi untuk terus berjuang.

Di setiap latihan keras, di setiap kuncian mematikan, tersimpan mimpi besar untuk mengharumkan nama Jatim dan Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

PGSI Jatim adalah rumah bagi mimpi-mimpi itu, tempat para calon juara ditempa menjadi legenda. Dengan semangat regenerasi yang tak pernah padam, PGSI Jatim optimis mampu membawa gulat Indonesia berjaya di pentas dunia.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.