Rabu, 22 Jul 2026 06:34 WIB

KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Petugas dari KPK mengangkut dua koper setelah melakukan pemeriksaan 15 saksi kasus dugaan korupsi dana hibah Jatim di Polres Probolinggo Kota. (Foto: Ide Farid Nasution/ jatimnow.com)
Petugas dari KPK mengangkut dua koper setelah melakukan pemeriksaan 15 saksi kasus dugaan korupsi dana hibah Jatim di Polres Probolinggo Kota. (Foto: Ide Farid Nasution/ jatimnow.com)

jatimnow.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan pemeriksaan maraton terhadap 15 saksi kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur, Senin (25/5/2026). 

Pemeriksaan berlangsung selama hampir delapan jam di Ruang Eksekutif Mapolres Probolinggo Kota. Berdasarkan pantauan di lokasi, penyidik KPK menggelar pemeriksaan tertutup sejak pukul 09.00 WIB hingga 16.56 WIB. 

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

Seusai memeriksa para saksi, sejumlah penyidik terlihat membawa keluar dua koper hitam dan langsung memasukkannya ke dalam mobil berplat nomor W 1460 NX. 

Para penyidik memilih bungkam dan langsung meninggalkan lokasi saat dikonfirmasi awak media. Sejumlah saksi yang diperiksa memberikan keterangan beragam, namun mayoritas memilih irit bicara.

Satiman, salah satu saksi asal Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mengaku dimintai keterangan terkait dana hibah umum yang pernah ia terima.

"Saya terima tahun 2019 sampai 2023 atau 2022 kalau tidak salah. Itu dana hibah umum. Baru pertama kali ini saya ke sini," ujar Satiman seusai pemeriksaan.

Sementara itu, saksi lainnya memilih langsung menghindari wartawan. Salah seorang pria yang enggan disebutkan namanya menolak memberikan keterangan secara rinci kepada awak media yang mengonfirmasinya.

"Jangan tanya saya Mas, saya ada pondok di belakang, jadi saya tidak berani berkomentar," ujarnya.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menegaskan bahwa pihak kepolisian domestik tidak terlibat dalam materi perkara. 

Menurutnya, kepolisian setempat hanya memfasilitasi kebutuhan sarana tempat pemeriksaan bagi tim penyidik KPK.

"Polres hanya menyediakan tempat. Untuk teknis dan materi pemeriksaan, silakan langsung ke pihak KPK," tegas Iptu Zainullah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saksi yang dipanggil kali ini didominasi oleh pengurus pokmas dan yayasan penerima hibah.

Baca Juga: Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa, Anggota DPRD Jatim Sampaikan Pesan Prabowo

Beberapa di antaranya adalah Ketua Pokmas Rahayu Tri Setya Handayani, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sirojul Hasan K. Sa’duddaroin, serta pengurus Musholla Al Hikmah Subhan Sodiq.

Pemeriksaan di Probolinggo ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan dugaan korupsi pengurusan dana hibah Pokmas yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2021–2022.

Melalui pemeriksaan intensif ini, penyidik KPK tengah mendalami aliran dana hibah, dugaan pengondisian proposal, hingga keterlibatan pihak lain dalam proses pencairan bantuan.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.