Kamis, 18 Jun 2026 07:40 WIB

Sekolah Rakyat di Kota Kediri Sepi Peminat, Sistem Asrama Jadi Kendala

  • Penulis : Yanuar D
  • | Jumat, 05 Jun 2026 20:50 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sekolah Rakyat di Kota Kediri masih sepi peminat. Hingga awal Juni 2026, jumlah calon siswa yang menyatakan minatnya baru sekitar 100 orang di seluruh jenjang pendidikan.

Jumlah tersebut masih jauh dari kuota yang ditetapkan kementerian sosial yakni 270 siswa untuk semua jenjang mulai dari SD-SMA dengan masing-masing tingkat 90 siswa.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin mengatakan, kendala terbesar yang ditemui selama proses sosialisasi dan penjangkauan adalah sistem asrama yang diterapkan dalam program tersebut. Sebagian orang tua maupun calon siswa masih merasa keberatan untuk tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan.

"Rata-rata kendalanya keberatan dengan sistem asramanya. Entah itu dari ortunya ataupun anaknya sendiri," katanya Jumat (5/6/2026).

Imam menegaskan, pendaftaran akan ditutup apabila kuota peserta sudah terpenuhi. Adapun prioritas penerimaan diberikan kepada keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Meski demikian, peluang bagi keluarga kategori desil 3 dan 4 masih terbuka. Namun, mereka akan melalui proses verifikasi dan survei kelayakan yang dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Sosial.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

"Prioritasnya desil 1-2. Tapi untuk yang desil 3-4 nanti akan dilakukan survey bersama BPS dan Dinsos utk menentukan kelayakannya," terangnya.

Penjangkauan calon peserta didik dijadwalkan berlangsung hingga 30 Juni 2026. Sementara apabila hingga batas waktu tersebut kuota belum terpenuhi, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kementerian Sosial.

"Nah itu belum ada info lebih lanjut (kebijakan perpanjangan penjangkauan) dari kemensos," jawabnya.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Sementara untuk progres pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat Kota Kediri, menurut Imam sudah mencapai 80 persen.

"Menurut info dari manejemen proyek sudah hampir 80 persen,” ucap Imam.

Pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat Kota Kediri sendiri ditargetkan rampung pada 20 Juni mendatang. Pihaknya memastikan, pada awal ajaran baru nanti sekolah program Presiden RI tersebut bisa digunakan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.