Jumat, 19 Jun 2026 13:28 WIB

DPRD Jember Bersurat ke Mendagri, Angkat Gus Fawait dan Berhentikan Hendy

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 15 Jan 2025 21:07 WIB
Rapat Paripurna DPRD Jember pelantikan dan pemberhentian bupati. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Rapat Paripurna DPRD Jember pelantikan dan pemberhentian bupati. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Usai melaksanakan rapat paripurna, DPRD Jember akan mengirim surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) perihal pengangkatan bupati terpilih Muhammad Fawait dan pemberhentian Hendy Siswanto.

Wakil Ketua DPRD Jember, Dedy Dwi Setiawan menyampaikan, setelah menerima surat penetapan bupati dan wakil bupati terpilih dari KPU Jember, dengan waktu 5 hari kerja pihaknya melakukan rapat paripurna.

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

"Tahapan selanjutnya berkirim surat kepada menteri dalam negeri melalui gubernur, untuk dilakukan pengesahan pengangkatan (Gus Fawait - Djoko) dan pemberhentiannya (Hendy - Gus Firjaun)," kata Dedy, Rabu (15/1/2025).

"Yang jelas kita tunggu regulasinya seperti apa. Sampai saat ini masih, sepengetahuan saya Perpres itu masih berlaku. Walaupun ada keputusan MK, ini tidak membatalkan, setahu saya seperti itu," sambungnya.

Untuk jabatan Bupati Hendy, masanya masih menunggu keputusan Mendagri. Termasuk pelantikan bupati terpilih Gus Fawait juga. Sampai dilakukan pemberhentian dari menteri dalam negeri, melalui surat yang dikirimkan oleh gubernur nantinya.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Rapat paripurna DPRD Jember tidak dihadiri Bupati Hendy - Gus Firjaun dan termasuk bupati terpilih Gus Fawait - Djoko.

"Sebagai ketua tim bupati dan wabup terpilih yang tidak bisa hadir, karena Gus Fawait sedang ibadah umroh dan Pak Djoko sedang di luar kota," kata Ketua Tim Pemenangan Gus Fawait - Djoko, Gogot Cahyo Baskoro.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Gogot mengapresiasi atas digelarnya rapat paripurna yang dilaksanakan DPRD Jember. Ia berharap, proses berjalan lancar hingga pelantikan bupati terpilih 2024 - 2029 dilaksanakan.

"Sampai sekarang kami masih menunggu Mendagri. Kalau memang berdasarkan PKPU yang kami terima pelantikan 10 Februari. Namun info terbaru dari Mendagri, nampaknya dipastikan kemungkinan akan dilaksanakan serentak," jelasnya.
,
"Bisa jadi bulan Maret, kami sebagai paslon mengikuti regulasi yang ada, kapanpun dilaksanakan pelantikan kita siap," imbuhnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.