Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir
- Penulis : Bramanta
- | Kamis, 04 Jun 2026 14:07 WIB
jatimnow.com – Warga Lingkungan Karang Mluwo, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, masih harus menghadapi persoalan banjir yang terus berulang setiap musim hujan. Masalah ini bahkan belum terselesaikan meski telah terjadi pergantian Bupati beberapa kali.
Anggota Komisi C DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, mengungkapkan keluhan warga saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan
“Keluhan warga di Karang Mluwo ini terjadi setiap tahun. Kalau dulu setahun sekali, sekarang setiap hujan pasti banjir, bahkan bisa dua hingga tiga kali dalam setahun,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Ipung itu menjelaskan, salah satu penyebab utama banjir adalah penyempitan sungai di bagian hulu akibat bangunan yang berdiri di sempadan sungai. Kondisi tersebut membuat aliran air tidak lancar dan meluap ke permukiman warga.
Menurutnya, solusi yang paling memungkinkan adalah pembangunan sodetan atau saluran pengelak di bagian hulu, tepatnya di sekitar depan Kampus UIN KHAS Jember, untuk mengalihkan aliran air.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU BM dan SDA. Solusinya harus ada sodetan di hulu. Kalau ini dilakukan, persoalan banjir bisa teratasi,” tegasnya.
Namun, rencana tersebut terkendala persoalan lahan, sehingga pemerintah daerah perlu berkomunikasi dengan warga pemilik lahan serta pihak kampus untuk merealisasikan pembangunan tersebut.
Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis
Ipung juga menyoroti dampak banjir terhadap perekonomian warga. Menurutnya, banyak pelaku UMKM di wilayah tersebut yang terdampak, terutama usaha produksi kerupuk dan rambak. Ia pun mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret, mengingat persoalan ini telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penyelesaian.
“Setiap banjir, aktivitas ekonomi lumpuh. Warga tidak bisa produksi. Ini yang harus segera dicarikan solusi,” terangnya.
Sementara itu, Kepala UPT Dinas PU BM dan SDA Korsda Rambipuji, M. Yasin, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan tinjauan lapangan untuk mengidentifikasi akar masalah. Menurutnya, kapasitas saluran drainase yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung debit air kiriman yang meningkat, sehingga diperlukan solusi permanen berupa pembangunan sodetan.
Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas
“Sodetan ini berfungsi membagi beban debit air dan mengalirkannya langsung ke sungai terdekat sebelum mencapai titik jenuh,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar rencana pembangunan infrastruktur tersebut dapat segera direalisasikan.
“Komitmen kami adalah mencari solusi terbaik demi kenyamanan masyarakat dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Editor : BramantaURL : https://jatimnow.id/baca-85023-berkali-ganti-bupati-warga-karang-mluwo-jember-masih-dihantui-banjir