Jumat, 19 Jun 2026 11:26 WIB

Pasokan Air Pelanggan PUDAM Bangkalan Terhenti, Mesin Terendam Banjir

Kondisi rumah pompa yang terendam banjir. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Kondisi rumah pompa yang terendam banjir. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir di Bangkalan tak hanya merusak jalan dan merendam rumah serta sekolah. Namun, mesin pompa air milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Bangkalan turut terendam air setinggi dada orang dewasa.

Akibat rumah produksi air yang berada di Desa Benangkah, Kecamatan Burneh terendam banjir, suplai air bersih di Bangkalan terganggu.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Salah satu pelanggan di Graha Mentari, Rusdi mengatakan, pasokan air bersih terhenti sejak tadi siang hingga petang ini. Namun, beruntung bantuan air bersih dari PUDAM segera datang.

"Alhamdulillah tadi satu tangki ke perumahan. Para pelanggan mendapat air bersih gratis,"ujarnya, Rabu (15/1/2025).

Sementara itu, warga Kelurahan Kemayoran, Marwah mengaku hingga petang belum mendapat air bersih. Akibatnya, ia kesulitan untuk mendapatkan air untuk kebutuhan rumahnya.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

"Mati dari siang sampai malam. Ya mau gak mau, minta ke tetangga yang airnya ngebor dari tanah," imbuhnya.

Terpisah, Direktur Utama Pudam Bangkalan, Shobirin Hasan mengatakan distribusi air bersih pada pelanggan PUDAM terganggu. Sebab, mesin pompa terendam banjir.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Jadi air di sungai itu meluap dan permukaannya lebih tinggi dibandingkan rumah pompa. Akibatnya mesin terendam. Kami mohon maaf distribusi air terganggu," pungkasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap berusaha agar pompa air dapat beroperasi secara normal kembali.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.