Sabtu, 06 Jun 2026 10:49 WIB

Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 14 Apr 2026 16:20 WIB
Pelajar saat menyeberang menggunakan rakit menuju sekolah. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Pelajar saat menyeberang menggunakan rakit menuju sekolah. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah siswa di Kabupaten Jember terpaksa menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah setelah jembatan penghubung antar desa putus akibat banjir beberapa bulan lalu.

Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, dengan Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, hingga kini belum juga diperbaiki sejak rusak diterjang banjir.

Baca Juga: Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada para pelajar, tetapi juga warga setempat yang sehari-hari bergantung pada akses jembatan tersebut. Sebagai alternatif, mereka harus menggunakan rakit untuk menyeberang sungai. Jika tidak, warga terpaksa memutar dengan jarak sekitar 10 kilometer.

"Jembatan itu putus lagi akibat banjir bandang yang terjadi pada tanggal 12 Februari 2026 lalu. Sebenarnya sudah beberapa kali diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat, sebelum pada akhirnya jembatan itu putus lagi,” kata Ketua RW 08 Dusun Darungan, Mulyadi, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Menurut Mulyadi, putusnya jembatan tersebut berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, terutama para pelajar yang harus tetap bersekolah.

“Dampaknya, aktivitas warga terganggu. Khususnya anak-anak sekolah, mereka harus naik rakit,” ungkapnya.

Baca Juga: Demi Mendapat Uang Dari Orang Tua, Remaja di Jember Rekayasa Pembegalan

Ia menjelaskan, setiap hari terdapat sekitar enam pelajar yang harus menyeberang dari Desa Jubung ke Desa Pancakarya menggunakan rakit. Sementara itu, jumlah warga dewasa yang menggunakan rakit mencapai sekitar 20 orang.

Warga setempat pun berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk membangun kembali jembatan gantung tersebut agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal tanpa harus menempuh jarak yang lebih jauh. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.