Sabtu, 06 Jun 2026 10:58 WIB

Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Tim SAR gabungan melakukan pencarian ibu dan anak yang diduga nekat menceburkan diri ke Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR gabungan melakukan pencarian ibu dan anak yang diduga nekat menceburkan diri ke Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Operasi pencarian terhadap ibu dan anak yang diduga nekat menceburkan diri ke Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, berakhir duka. Setelah dua hari proses pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Siti Ruqqiyah (35) dan putranya, MI (8), dalam kondisi tak bernyawa pada Rabu (1/4/2026) sore.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., menyatakan bahwa kedua jenazah korban ditemukan di titik lokasi dan waktu yang berbeda di sepanjang aliran sungai.

Baca Juga: Pria di Kediri Tiba-tiba Masuk Kolong Truk Pertamina, Depresi Ditinggal Ibu Meninggal

“Korban pertama, yakni sang ibu berhasil kami temukan sekitar pukul 16.15 WIB pada jarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal kejadian. Selang satu jam kemudian, sekitar pukul 17.15 WIB, korban kedua ditemukan pada radius jarak 1,5 kilometer,” ungkap Nanang.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun pihak berwenang, insiden nahas ini bermula saat Siti dan putra kecilnya diduga kuat menceburkan diri ke aliran Sungai Tunjung pada Selasa (31/3/2026) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB.

Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya barang-barang pribadi milik korban yang sengaja ditinggalkan di tepi sungai, berupa tas dan sandal. Begitu menerima laporan warga, tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sumenep dan Kantor SAR Kelas A Surabaya langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran.

Baca Juga: Lagi, Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Cangar

Dalam proses pencarian selama dua hari tersebut, tim SAR gabungan membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) air. SRU pertama merupakan tim penyelam khusus dari Basarnas yang bertugas menyisir area bawah permukaan air di titik awal kejadian.

Koordinator Pos SAR Sumenep, Nurhadi Santoso, mengungkapkan bahwa medan bawah air cukup menyulitkan pergerakan timnya.

“Kondisi air sungai yang sangat keruh menjadi tantangan utama. Jarak pandang penyelam (visibility) sangat terbatas, sehingga pencarian di dasar sungai menuntut ketelitian ekstra,” jelas Nurhadi.

Baca Juga: Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

Sementara itu, SRU kedua dan ketiga menggunakan dua perahu karet milik BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Bangkalan untuk menyisir aliran sungai. Tim melakukan manuver khusus di sejumlah titik mencurigakan untuk menciptakan riak gelombang buatan, dengan harapan dapat mengangkat tubuh korban dari dasar sungai.

Kedua jenazah ibu dan anak tersebut telah dievakuasi ke RSUD Syarifah Ambami Ratu Ebu Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.