Jumat, 19 Jun 2026 10:55 WIB

Mencicipi Gulai Kacang Ijo Kembang Jepun Surabaya yang Eksis Sejak 1963

Gulai Kacang Ijo H Roichan di Jalan Kembang Jepun Surabaya (foto: Dani for jatimnow.com)
Gulai Kacang Ijo H Roichan di Jalan Kembang Jepun Surabaya (foto: Dani for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bagi warga Surabaya Utara tentu tidak asing dengan kuliner lontong gulai kacang ijo Kembang Jepun milik H Roichan. Meskipun gerobaknya kecil berwarna biru, namun pengunjungnya tak pernah sepi. 

Rasanya yang legit dipadukan dengan anek daging dan jeroan yang dimasak dengan bumbu rempah khas Jawa Timuran, lontong gulai kacang ijo ini tak pernah sepi pelanggan.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

"Saya buka sejak pukul 05.30 pagi sampai habis. Biasanya jam 12.00 sudah habis. Tapi kalau sabtu dan minggu jam 09.00 sudah habis," ujar H Roichan kepada, Sabtu (2/11/2024).

Roichan mengaku usaha ini sudah ada sejak 1963. Dia mengaku meneruskan usaha ayahnya H Ridwan. 

"Sejak jembatan merah masih terbuat dari blabak kayu. Waktu ayah saya itu satu porsinya masih 1 rupiah. Kemudian saya teruskan tahun 1974. Nah pada era saya ini sudah 100 rupiah," ujar warga asal Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik ini. 

Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat

Gulai Kacang Ijo H RoichanGulai Kacang Ijo H Roichan

Dalam sehari, dirinya mampu menghabiskan 20 kilogram daging, kikil dan jeroan sapi serta 8 kilogram kacang ijo. Satu porsi lontong gule kacang ijo ini dijual dengan harga Rp10.000. 

"Kalau nambah roti maryam 1000 rupiah per bijinya. Resepnya turun temurun dari masyarakat Arab yang dulunya banyak tinggal di sekitar sini. Kalau roti maryam barusan ada sejak Covid-19 kemarin," katanya. 

Baca Juga: Pesta Pernikahan Tradisional di Surabaya Kini Lebih Intim dan Mewah

Roichan mengaku dari jualannya ini, dirinya mampu menguliahkan anaknya di kampus ternama di Surabaya.  

"Alhamdulillah mas, anak pertama dan kedua di Unesa, ketiga di UINSA dan yang keempat barusan lulus dari UPN veteran. Intinya kerja apapun kudu jujur dan ikhlas, rejeki sudah ada yang mengatur," pungkasnya. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.