Jumat, 19 Jun 2026 14:07 WIB

Jabatan 269 Kades di Bangkalan Diperpanjang jadi 8 Tahun, Ini Pesan Pj Bupati

Ratusan kepala desa di Bangkalan diperpanjang masa jabatannya. (Foto: Humas Pemkab Bangkalan)
Ratusan kepala desa di Bangkalan diperpanjang masa jabatannya. (Foto: Humas Pemkab Bangkalan)

jatimnow.com - Masa jabatan 269 kepala desa di Kabupaten Bangkalan secara resmi diperpanjang. Hal itu ditandai dengan pengukuhan dan penyerahan surat keputusan (SK) perpanjangan masa jabatan kepala desa yang dilakukan oleh Pj Bupati Bangkalan Arief M Edie.

Sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Salah satu poin penting dalam UU Desa adalah perpanjangan masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 8 tahun serta dapat menjabat 2 kali masa jabatan secara berturut-turut.

Baca Juga: Sandang Status Tersangka, Kades di Probolinggo Masih Hirup Udara Bebas

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie menyampaikan arahan penting bagi para kepala desa di Kabupaten Bangkalan. Di antaranya yakni masa kerja kepala desa harus dimanfaatkan untuk melaksanakan program-program kerja untuk memajukan pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

"Kepala desa harus bisa ikut mengawal pembangunan di lini desa dan mendukung berbagai program pembangunan di Bangkalan. Salah satunya yakni ikut membantu menarik sekaligus memfasilitasi investor dengan baik yang masuk di Bangkalan dan di wilayah desa," ujarnya, Senin (24/6/2024).

Dengan masuknya investor ke Bangkalan terutama di wilayah desa tentunya akan memberikan multiple effect secara ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga: Kemendes PDT, PKDI, dan Kampus di Lamongan Dorong Pembangunan Desa Berkelanjutan

"Kita tunjukkan bahwa Bangkalan siap menerima para investor dengan terbuka, ramah dan humanis," imbuhnya.

Tidak hanya itu, Pj Bupati juga berharap berkembangnya inovasi-inovasi yang dikemas dalam program kepala desa termasuk Pemanfaatan BUMDes untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melihat berbagai potensi yang ada di desa.

Baca Juga: Pj Bupati Bangkalan Ajak Warga Tabung Minyak Jelantah, Ini Targetnya

"Termasuk dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa yang harus transparan, sesuai keperuntukannya dan tertib secara administrasi. Kepala desa harus berhati-hati dalam pengelolaan anggaran desa, baik ADD ataupun bantuan dari pusat," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.