Jumat, 19 Jun 2026 12:18 WIB

Kemendes PDT, PKDI, dan Kampus di Lamongan Dorong Pembangunan Desa Berkelanjutan

Kegiatan dialog sinergitas Kemendes PDT, PKDI, dan Universitas Muhammadiyah Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kegiatan dialog sinergitas Kemendes PDT, PKDI, dan Universitas Muhammadiyah Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI bersama Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) dan perguruan tinggi memperkuat sinergitas dalam mendorong pembangunan desa berkelanjutan.

Sinergitas tersebut diwujudkan melalui Dialog Sinergitas Kementerian Desa RI dengan PKDI dan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang digelar di Aula Lantai 10 UMLA, Lamongan, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Menuju Desa yang Gemah Ripah Loh Jinawi” dan dihadiri kepala desa, akademisi, serta jajaran kementerian.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, menegaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis dalam memperkuat desa melalui riset, inovasi, pendampingan, serta pengembangan sumber daya manusia. Sinergi antara desa dan kampus diharapkan mampu melahirkan model pembangunan yang berkelanjutan dan sesuai dengan potensi lokal.

"Kehadiran kampus memiliki peran strategis dalam memperkuat desa melalui riset, inovasi, pendampingan, serta pengembangan sumber daya manusia. Sinergi kampus dan desa diharapkan mampu melahirkan model pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan potensi lokal," ungkapnya, Senin (22/12/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa arah kebijakan pemerintah saat ini sangat jelas, yakni membangun dari bawah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan melalui berbagai program, di antaranya KDMP, MBG, CKG, Sekolah Rakyat, HET Gabah, serta subsidi pupuk. Program-program tersebut ditujukan untuk masyarakat desa agar semakin maju, sejahtera, dan mandiri.

“Program-program pemerintah ini ditujukan untuk masyarakat kecil di desa-desa agar segera maju, sejahtera, dan bangkit,” katanya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPP PKDI), Sujiono, menyatakan pihaknya terus berupaya mempercepat pembangunan desa dengan memperkuat sinergitas lintas sektor.

“Target paling dekat kami adalah pembangunan Kopdes di desa-desa. Untuk jangka pendek tentu kami menunggu dan menyesuaikan dengan regulasi yang ada. Legalitas Insya Allah sudah, tinggal proses pembangunan gerai Kopdes Merah Putih di desa,” ujar Sujiono.

Ia menambahkan, target terdekat PKDI adalah percepatan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di desa-desa. Untuk jangka pendek, pihaknya menunggu penyesuaian regulasi, sementara dari sisi legalitas dinyatakan telah siap dan tinggal proses pembangunan gerai Kopdes di desa.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan, Abdul Aziz Alimum, menyatakan kesiapan UMLA untuk berperan aktif dalam pembangunan desa sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui program pengabdian masyarakat, pihak kampus siap berkolaborasi dengan desa untuk menganalisis potensi yang ada, serta menugaskan mahasiswa dan dosen guna mendorong kemajuan dan kemandirian desa.

“Melalui program pengabdian nasyarakat kami bisa bersama-sama desa membangun, menganalisis potensi-potensi yang ada, serta menugaskan mahasiswa dan dosen untuk memajukan desa itu sendiri,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.