Jumat, 19 Jun 2026 21:21 WIB

Polres Bangkalan Amankan 2 Kuintal Bahan Peledak dan Ribuan Petasan

Polisi saat mengamankan ratusan mercon. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Polisi saat mengamankan ratusan mercon. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Bangkalan berhasil mengamankan ribuan petasan dan dua kuintal bahan peledak saat operasi penyakit masyarakat (Pekat). Diduga, pelaku sengaja membuat petasan untuk dijual menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan pihaknya berhasil meringkus pelaku beserta barang bukti di rumahnya di Desa Langkap Kecamatan Socah.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

Diduga, pelaku merupakan kerabat dari tersangka kasus serupa yang berhasil diringkus pada tahun 2023 lalu.

"Pelaku yakni SR (40) warga Desa Langkap Kecamatan Burneh berhasil kami amankan di rumahnya," ujarnya, Jumat (5/4/2024).

Ia mengatakan usai menangkap pelaku, polisi menggeledah rumah SR. Polisi menemukan sebanyak 2.100 mercon siap pakai serta 2 kuintal bahan baku untuk membuat mercon.

Baca Juga: Polisi Tangkap 2 Peracik Petasan Pemicu Ledakan di Kediri saat Nongkrong

"Selain mengamankan petasan jadi, petugas menemukan bahan mercon yakni belerang 1,5 karung, sreng powder setengah karung, arang sebanyak dua kresek dan aluminium powder 100 kilogram. Semuanya sudah diamankan," imbuhnya.

Petugas juga mengamankan kertas sumbu, selongsong dan pembungkus selongsong yang digunakan untuk membuat mercon.

Baca Juga: Polisi di Tulungagung Amankan Petasan dan Balon Udara, Pelaku Anak-Anak Dibina

Kini polisi masih mendalami kasus tersebut. Polisi juga terus melakukan operasi sebab pembuatan mercon dapat memicu kebakaran dan juga ledakan yang bisa membahayakan masyarakat.

"Mari lakukan hal positif dan tidak melakukan hal yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.