Sabtu, 20 Jun 2026 00:01 WIB

Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 03 Apr 2026 12:45 WIB
Polisi saat mengamankan balon udara berisi petasan yang terjatuh di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Polisi saat mengamankan balon udara berisi petasan yang terjatuh di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Rumah milik Sopingi (53) warga Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung rusak setelah tertimpa balon udara berisi petasan. Sejumlah genteng di rumah tersebut hancur karena ledakan petasan yang terpasang di balon udara ini. Polisi yang tiba di lokasi kejadiang langsung melakukan olah TKP. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Sopingi mengatakan peristiwa tersebut terjadi pukul 06.30 WIB. Saat itu Sopingi mendengar suara keras balon terjatuh di atas rumah. Dengan menggunakan tangga Sopingi naik ke atap rumah dan melihat balok berukuran besar terjatuh. Karena melihat ada api yang menyala, Sopingi berniat mengambil balon tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Saya khawatir api merembet dan membuat kebakaran karena itu balon saya ambil, " ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Naas saat diambil diduga api mengani sumbu petasan yang terpasang dan meledak. Suara ledakan terdengar sebanyak 3 kali dan cukup keras. Beruntung Sopingi tidak mengalami luka akibat ledakan tersebut. Namun bagian atap rumahnya rusak parah.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Yang rusak atap bagian kamar, ruang samping dan tengah, " tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Besuki AKP M Samsun menerangkan hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Dari keterangan sejumlah saksi balon udara berisi petasan ini diduga berasal dari arah utara. Pada bagian balon berukuran 6,5 meter ini terdapat tulisan Gareng Gank Tengah.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Proses penyelidikan masih berlangsung nanti kita informasikan lebih lanjut, " pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.