Hampers Lauk Pauk Sidoarjo Berisi Menu Buka dan Sahur, Ramai Diserbu Pembeli
- Penulis : Ahaddiini HM
- | Rabu, 27 Mar 2024 18:24 WIB
jatimnow.com - Bulan Ramadan, penjual hampers lauk pauk Sidoarjo kebanjiran pesanan.
Pemilik Hampers Warung Mimi Sidoarjo, Titik Indrawati mengatakan, bahwa hampers buatannya memiliki ciri khas yang berbeda dari hampers umumnya.
Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026
"Tidak seperti hampers pada umumnya yang berisi barang atau kue kering. Hampers yang dijual di warung sederhana ini adalah sepaket lauk pauk yang bisa dinikmati ketika berbuka puasa atau bahkan makan sahur," tuturnya kepada jatimnow.com, Rabu (27/3/2024).
Ia melanjutkan, dalam sepaket hampers warung mimi berisi lauk pauk seperti cumi hitam, telur bali, ikan tongkol goreng, dan sambal goreng, kering tempe, sambal terasi, dan sebotol dawet fiber tanpa santan.
Ia melanjutkan, sengaja membuat ide hampers lauk pauk karena agar dapat dibagikan dan dinikmati tanpa harus menunggu Hari Raya tiba.
Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat
Hampers lauk pauk Warung Mimi Sidoarjo buatan Titik Indrawati. (Foro: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
“Hampers disini bukan hanya untuk hari raya saja, untuk berbuka puasa atau makan sahur pun juga bisa, karena isinya lauk pauk,” ucapnya.
Kemasan paket hampers lauk pauk buatannya tergolong unik karena dikemas dengan tenong yang terbuat dari dari anyaman bambu dengan sentuhan kesan tradisional. Selain itu juga sebagai tujuan mendukung UMKM lokal, agar perputaran ekonomi merata, dan menjadi berkah untuk semuanya.
Baca Juga: Pesta Pernikahan Tradisional di Surabaya Kini Lebih Intim dan Mewah
" Alhamdulillah dalam sehari, bisa membuat sekitar 40 hingga 75 paket hampers lauk pauk. Sepaket hampers berisi empat macam lauk di atas dipatok harga Rp250 ribu. Namun hampers disini bisa dipesan sesuai budget konsumen mulai dari Rp 150 ribu," paparnya.
Ia mengaku pesanan hampers lauk pauk buatannya, mayoritas datang dari Sidoarjo dan Surabaya. Karena isinya, lauk pauk jadi belum bisa dikirim keluar kota. Pesanan dari instansi, kantor swasta, dan individu.
Editor : Endang Pergiwati