Jumat, 19 Jun 2026 06:20 WIB

Banjir Luapan Bengawan Solo di Lamongan Rendam 485 Rumah, Meluas ke 4 Kecamatan

Banjir akibat luapan Bengawan Solo di Lamongan rendam pemukiman. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Banjir akibat luapan Bengawan Solo di Lamongan rendam pemukiman. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir luapan Sungai Bengawan Solo di Lamongan terus meluas. Bila sebelumnya melanda 3 kecamatan, yakni Babat, Laren, dan Maduran, kini bertambah di Kecamatan Glagah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan mencatat banjir terparah terjadi di Kecamatan Laren, yakni terdapat 9 desa antara lain Desa Laren, Plangwot, Bulutigo, Siser, Mojoasem, Pesanggrahan, Keduyung, Duri Kulon, dan Desa Centini.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Di sana total 209 rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air 20-55 cm. Di Laren banjir juga merendam jalan lingkungan dan pemukiman.

Kemudian di Kecamatan Babat, banjir merendam 2 desa, yakni Desa Babat yang berdampak ke 9 rumah dan jalan poros nasional, kemudian Desa Banaran, terdapat 95 rumah kebanjiran, ketinggian air 20-40 cm.

Di Kecamatan Maduran, banjir juga merendam pemukiman di 3 desa, yakni Desa Parengan 150 rumah, Desa Gedangan 2 rumah, Desa Blumbang.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Joko Rahato menyebut banjir terjadi sejak Senin (11/3/2023) lalu yang diawali Kecamatan Babat, disusul Kecamatan Laren dan Maduran.

"Hari ini, info banjir Bengawan Solo juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Glagah, tepatnya di Desa Jatirenggo, banjir merendam 18 rumah warga bantaran," kata Joko melaporkan data terbaru banjir Bengawan Solo, Rabu (13/3/2024).

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Dikabarkan Joko, ketinggian air Bengawan Solo saat ini masih siaga merah. BPBD hingga kini masih konsen melakukan upaya penanggulangan. Meski begitu, belum ada korban banjir yang mengungsi.

"Bengawan Solo di aliran Lamongan masih siaga merah, beberapa hari ini juga intensitas hujan meningkat. Warga masih bertahan dan belum ada yang mengungsi," papar Joko.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.