Minggu, 21 Jun 2026 08:18 WIB

Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 05 Jun 2026 09:10 WIB
Ruang kelas SDN 1 Babadan Tulungagung yang ambruk. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Ruang kelas SDN 1 Babadan Tulungagung yang ambruk. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung menyiapkan tenda darurat untuk tempat belajar sementara siswa SDN 1 Babadan Kecamatan Karangrejo. Para siswa untuk sementara akan belajar di tenda darurat hingga bangunan kelas yang ambruk di sekolah tersebut dibangun kembali.

Kalaksa BPBD Tulungagung Sudarmaji mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung terkait rencana pendirian tenda darurat di SDN 1 Babadan. Tenda akan digunakan sebagai tempat pembelajaran siswa sementara.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Sudah kami komunikasikan. Untuk pemasangan kemungkinan setalah libur ujian sekolah," ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Penggunaan tenda darurat di SDN 1 Babadan tidak akan menganggu kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam. Tenda yang akan didirikan di SDN 1 Babadan memiliki ukuran 6x12 meter.

"Kami sudah siap tinggal menunggu permintaan resmi dari sekolah agar dapat disesuaikan dengan kapasitas jumlah siswa," jelasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sementara itu, Kabid SD Dinas Pendidikan Tulungagung Dwi Teguh Prasetya menambahkan, saat ini siswa di SDN 1 Babadan masih melaksanakan ujian di musala dan perpustakaan. Untuk pendirian tenda masih dikoordinasikan dengan pihak sekolah.

"Hari ini masih berlangsung ujian siswa memakai ruang perpustakaan dan musala," paparnya.

Rencananya pendirian tenda darurat BPBD akan dilaksanakan saat dimulai pembangunan ruang kelas SDN 1 Babadan. Sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan belajar di tenda darurat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Jumlah siswa ada 63 orang. Kalau kami hitung, butuh dua tenda darurat untuk pembelajaran," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.