Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
- Penulis : Bramanta
- | Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB
jatimnow.com - Guna mendorong produktivitas hasil pertanian, Kementeri Pertanian menyalurkan ratusan perangkat alat dan mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Lamongan.
Penyaluran diserahkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lamongan, Kamis (11/6/2026).
Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya
Bantuan meliputi 108 unit pompa air, 13 unit rotavator, 23 unit hand traktor, 181 paket irigasi perpompaan dan perpipaan (Irpom-Irpip), serta tiga unit combine harvester.
"Ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat setelah mempelajari rencana aksi yang telah kita susun untuk mendukung program swasembada pangan dan mempertahankan Lamongan sebagai lumbung pangan," ujarnya.
Bupati menyebut penggunaan teknologi pertanian modern menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi dan hasil produksi. Selain itu, katanya, petani juga diharap bisa beradaptasi dengan teknologi.
Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG
"Kita terus bergerak menuju pertanian modern. Harapannya hasil panen semakin besar, kesejahteraan petani meningkat, nilai tukar petani naik, dan masyarakat semakin merasakan manfaat dari sektor pertanian," tuturnya.
Sementara itu, Pada tahun 2026, Lamongan mendapat target luas tambah tanam sebesar 233.384 hektare atau meningkat signifikan dibanding realisasi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 192 ribu hektare.
Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan
"Bantuan alsintan ini menjadi bagian penting dari rencana aksi tersebut," katanya.
Dilaporkan Bupati bahwa capaian sektor pertanian Lamongan pada tahun sebelumnya menunjukkan tren positif. Dari luas baku sawah sekitar 95 ribu hektare, petani Lamongan mampu melakukan panen hingga 193 ribu hektare dengan indeks pertanaman meningkat dari 1,64 menjadi 2,1.
Editor : Bramanta