Kamis, 11 Jun 2026 10:45 WIB

Perahu Karam, Nelayan Asal Pasuruan Tewas di Tulungagung

Polisi memeriksa kondisi kapal nelayan yang karam. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polisi memeriksa kondisi kapal nelayan yang karam. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah perahu nelayan karam di Pantai Neyama, Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Perahu ini karam setelah terkena gelombang tinggi saat sedang mencari ikan.

Seorang nelayan bernama Muhammad Yasin (49), warga Desa Pacinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan meninggal dunia dalam kejadian ini. Sedangkan satu nelayan lain bernama Suhaimi dilaporkan hilang terbawa ombak.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Kapolsek Besuki, AKP Haryono mengatakan, perahu tersebut memuat 7 nelayan. Mereka berangkat dari Pantai Popoh sekitar pukul 06.00 WIB. Mereka mencari ikan di kawasan pantai dengan cara menyebar jaring.

Saat sedang mencari ikan, tiba-tiba ombak besar menghantam perahu tersebut.

"Setelah beberapa kali hantaman ombak perahu terguling dan nelayan berusaha menyelamatkan diri," ujarnya, Rabu (20/12/2023),

Sebanyak 5 nelayan berhasil menyelamatkan diri. Satu nelayan langsung dilarikan ke Puskesmas karena tak sadarkan diri. Sedangkan nelayan bernama Muhammad Yasin meninggal dunia di lokasi kejadian. Satu nelayan lain bernama Suhaimi hilang terbawa ombak.

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Nelayan Sampang Ditemukan Tewas di Muara Sreseh

Polisi masih melakukan koordinasi dengan tim SAR gabungan untuk melakukan proses pencarian.

"Satu nelayan meninggal dunia, satu hilang dan satu dibawa ke Puskesmas, informasinya kondisinya sudah membaik," terangnya.

Sementara itu salah seorang nelayan yang selamat, Sauri Lirsani (19) menerangkan saat kejadian posisi kapal berapa di kawasan Pantai Neyama.

Baca Juga: Tim SAR Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Gresik, Helikopter Dikerahkan

Tiba-tiba ombak setinggi dua meter menghantam perahu tersebut. Setelah beberapa kali hantaman perahu terguling. Para nelayan berusaha menyelamatkan diri. Beberapa di antaranya sempat kesulitan karena kaki terbelit jaring.

"Korban yang meninggal dunia tidak bisa berenang," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.