Dua Hari Hilang, Nelayan Sampang Ditemukan Tewas di Muara Sreseh
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Selasa, 19 Mei 2026 10:05 WIB
jatimnow.com – Pencarian terhadap Jumail (57), nelayan asal Dusun Tengah, Desa Mandangin, Kabupaten Sampang yang hilang di perairan, berakhir duka. Korban yang diduga kuat terjatuh dari kapalnya saat mencari ikan tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area muara Sreseh, Kabupaten Sampang, pada Senin (18/5/2026) siang.
Jasad pria paruh baya itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing di sekitar muara. Saksi mata tersebut kemudian langsung melaporkan temuannya kepada Tim SAR gabungan yang memang melakukan operasi pencarian dalam dua hari terakhir.
Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue
Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi ini, Nanang Sigit P. H., mengonfirmasi penemuan jasad korban. Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi penemuan.
"Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi dan membawa jenazah korban ke RSUD Kabupaten Sampang untuk penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut," jelas Nanang.
Peristiwa nahas ini bermula ketika nelayan setempat menemukan sebuah kapal motor tanpa awak yang terombang-ambing di Perairan Utara Pulau Mandangin pada Sabtu (16/5/2026) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Temuan mencurigakan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwajib.
Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang
"Kapal milik korban saat itu ditemukan berjarak sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Mandangin," imbuh Nanang.
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung menerjunkan satu tim rescue dari Pos SAR Sumenep. Operasi pencarian dilakukan secara masif dan terstruktur dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU). Setiap unit ditugaskan untuk melakukan penyisiran menyeluruh di titik-titik area pencarian yang telah dipetakan.
Baca Juga: Pendaki 18 Tahun Terperosok ke Jurang Semeru Sedalam 300 Meter
Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi lintas instansi, di antaranya rescuer Pos SAR Sumenep, BPBD Kabupaten Sampang, Polairud Sampang, Kamladu Camplong, Syahbandar Mandangin, PMI Sampang, jajaran Polres dan Polsek Pangarengan, Dinas Kesehatan Sampang, serta dibantu oleh nelayan setempat.
Dengan dievakuasinya jenazah korban, operasi pencarian SAR dinyatakan resmi ditutup. Nanang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh unsur yang tak kenal lelah membantu proses pencarian.
Editor : Dadang KurniaURL : https://jatimnow.id/baca-84634-dua-hari-hilang-nelayan-sampang-ditemukan-tewas-di-muara-sreseh