Minggu, 07 Jun 2026 04:38 WIB

Dua Hari Hilang, Nelayan Sampang Ditemukan Tewas di Muara Sreseh

Proses evakuasi jenazah korban. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Proses evakuasi jenazah korban. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Pencarian terhadap Jumail (57), nelayan asal Dusun Tengah, Desa Mandangin, Kabupaten Sampang yang hilang di perairan, berakhir duka. Korban yang diduga kuat terjatuh dari kapalnya saat mencari ikan tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area muara Sreseh, Kabupaten Sampang, pada Senin (18/5/2026) siang.

Jasad pria paruh baya itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing di sekitar muara. Saksi mata tersebut kemudian langsung melaporkan temuannya kepada Tim SAR gabungan yang memang melakukan operasi pencarian dalam dua hari terakhir.

Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue

Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi ini, Nanang Sigit P. H., mengonfirmasi penemuan jasad korban. Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi penemuan.

"Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi dan membawa jenazah korban ke RSUD Kabupaten Sampang untuk penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut," jelas Nanang.

Peristiwa nahas ini bermula ketika nelayan setempat menemukan sebuah kapal motor tanpa awak yang terombang-ambing di Perairan Utara Pulau Mandangin pada Sabtu (16/5/2026) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Temuan mencurigakan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwajib.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

"Kapal milik korban saat itu ditemukan berjarak sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Mandangin," imbuh Nanang.

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung menerjunkan satu tim rescue dari Pos SAR Sumenep. Operasi pencarian dilakukan secara masif dan terstruktur dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU). Setiap unit ditugaskan untuk melakukan penyisiran menyeluruh di titik-titik area pencarian yang telah dipetakan.

Baca Juga: Pendaki 18 Tahun Terperosok ke Jurang Semeru Sedalam 300 Meter

Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi lintas instansi, di antaranya rescuer Pos SAR Sumenep, BPBD Kabupaten Sampang, Polairud Sampang, Kamladu Camplong, Syahbandar Mandangin, PMI Sampang, jajaran Polres dan Polsek Pangarengan, Dinas Kesehatan Sampang, serta dibantu oleh nelayan setempat.

Dengan dievakuasinya jenazah korban, operasi pencarian SAR dinyatakan resmi ditutup. Nanang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh unsur yang tak kenal lelah membantu proses pencarian.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.