Kamis, 23 Jul 2026 04:52 WIB

Dua Hari Hilang, Nelayan Sampang Ditemukan Tewas di Muara Sreseh

Proses evakuasi jenazah korban. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Proses evakuasi jenazah korban. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Pencarian terhadap Jumail (57), nelayan asal Dusun Tengah, Desa Mandangin, Kabupaten Sampang yang hilang di perairan, berakhir duka. Korban yang diduga kuat terjatuh dari kapalnya saat mencari ikan tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area muara Sreseh, Kabupaten Sampang, pada Senin (18/5/2026) siang.

Jasad pria paruh baya itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing di sekitar muara. Saksi mata tersebut kemudian langsung melaporkan temuannya kepada Tim SAR gabungan yang memang melakukan operasi pencarian dalam dua hari terakhir.

Baca Juga: 40 Hari KMN Entok Hilang di Laut Lamongan, Tim SAR Kerahkan Kapal Permadi

Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi ini, Nanang Sigit P. H., mengonfirmasi penemuan jasad korban. Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi penemuan.

"Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi dan membawa jenazah korban ke RSUD Kabupaten Sampang untuk penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut," jelas Nanang.

Peristiwa nahas ini bermula ketika nelayan setempat menemukan sebuah kapal motor tanpa awak yang terombang-ambing di Perairan Utara Pulau Mandangin pada Sabtu (16/5/2026) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Temuan mencurigakan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwajib.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

"Kapal milik korban saat itu ditemukan berjarak sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Mandangin," imbuh Nanang.

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung menerjunkan satu tim rescue dari Pos SAR Sumenep. Operasi pencarian dilakukan secara masif dan terstruktur dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU). Setiap unit ditugaskan untuk melakukan penyisiran menyeluruh di titik-titik area pencarian yang telah dipetakan.

Baca Juga: Geger Air Sumur Bau Menyengat, Ternyata Ada Jasad Nenek yang Hilang di Sumenep

Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi lintas instansi, di antaranya rescuer Pos SAR Sumenep, BPBD Kabupaten Sampang, Polairud Sampang, Kamladu Camplong, Syahbandar Mandangin, PMI Sampang, jajaran Polres dan Polsek Pangarengan, Dinas Kesehatan Sampang, serta dibantu oleh nelayan setempat.

Dengan dievakuasinya jenazah korban, operasi pencarian SAR dinyatakan resmi ditutup. Nanang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh unsur yang tak kenal lelah membantu proses pencarian.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.