Jumat, 19 Jun 2026 19:02 WIB

Evaluasi Pj Kades Tertutup, DPRD Sebut Bupati Sampang Tak Beretika

Sekretaris Komisi I DPRD Sampang, Aulia Rahman. (Foto: Muhlis for jatimnow.com)
Sekretaris Komisi I DPRD Sampang, Aulia Rahman. (Foto: Muhlis for jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Evaluasi dan pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, dilakukan secara tertutup. Bahkan, pihak legislatif tidak dilibatkan dalam hal tersebut.

Baca Juga: Sandang Status Tersangka, Kades di Probolinggo Masih Hirup Udara Bebas

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Komisi l DPRD Sampang, Aulia Rahman. Ia mengatakan, pihaknya sebegai mitra kerja pemerintah tidak pernah dilibatkan. Bahkan, ia menyebut, evaluasi dilakukan secara tertutup.

Menurutnya, pergantian Pj Kades seharusnya melibatkan tokoh masyarakat setempat. Sebab, pengangkatan Pj Kades dinilai memiliki nilai yang sensitif di masyarakat terutama pada desa yang mengalami pergantian pemimpin.

"Seharusnya pemerintah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat karena posisi Pj Kades ini sangat sensitif jadi tidak bisa asal tunjuk. Bahkan kami sebagai mitra kerja juga tidak dilibatkan," ujarnya, Kamis (26/10/2023).

Baca Juga: Kemendes PDT, PKDI, dan Kampus di Lamongan Dorong Pembangunan Desa Berkelanjutan

Ia juga mengatakan, akan memanggil sejumlah pihak yang terlibat dalam evaluasi tersebut. Di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Camat dan juga beberapa pihak lainnya.

"Kenapa kami panggil, karena sejak Pj tersebut bekerja, kinerjanya dikeluhkan masyarakat. Bahkan saya menilai, pengangkatan Pj Kades itu bukan atas dasar partisipasi masyarakat tapi hanya kepentingan politik Bupati," imbuhnya.

Baca Juga: Warga Kesilir Jember Tuntut Kades Mundur, Diduga Korupsi Dana Desa

Meski begitu, Aulia mengatakan, proses penggantian Pj Kades itu secara aturan tidak ada yang dilanggar. Namun, dari sudut pandang etika kelembagaan antara eksekutif dan legislatif, tindakan itu dinilai sangat tidak beretika.

"Proses seperti itu tidak beretika. Lebih baik Bupati Sampang tidak usah bermain api. Masa jabatan akan berakhir 2 bulan lagi. Lebih baik melangkah sesuai dengan etika dalam berpolitik," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.