Sabtu, 06 Jun 2026 22:50 WIB

Warga Kesilir Jember Tuntut Kades Mundur, Diduga Korupsi Dana Desa

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 30 Jan 2025 19:47 WIB
Ratusan warga Desa Kesilir demo didepan kantor balai desa. (Foto: Lana for jatimnow.com)
Ratusan warga Desa Kesilir demo didepan kantor balai desa. (Foto: Lana for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan warga melakukan demo di depan Kantor Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Jember, menuntut Kepala Desa Sucipto mundur dari jabatannya. Sang kades diduga melakukan korupsi Dana Desa (DD).

Kades Sucipto diduga korupsi di beberapa proyek desa. Warga menilai banyak kejanggalan anggaran di setiap proyek desa yang dikelola kurang tepat.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

"Kami mendesak Kades Sucipto segera turun dari jabatannya dan mengembalikan dana yang (diduga) dikorupsi. Kami juga telah melaporkan dugaan ini kepada aparat penegak hukum (APH)," kata Korlap Aksi Gatot Siswanto, Kamis (30/1/2025).

Menurutnya, laporan kepada APH dengan berbagai dokumen dugaan penyimpangan telah dikirim dan diharapkan proses hukum tetap berjalan.

Gatot menyebut, ada sekitar 50an proyek yang diduga bermasalah, salah satunya proyek drainase yang dinilai tidak masuk akal.

"Proyek drainase dihitung Rp700 ribu permeter, total anggaran sekitar Rp.1 Miliar. Padahal perkiraan, hanya Rp56 juta. Ini jelas ada indikasi mark-up," ungkapnya.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Dari itulah, menurut Gatot proses hukum berjalan transparan dan jika terbukti bersalah harus bertanggungjawab dan tidak bisa menjabat kembali.

Warga juga berjanji akan mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum. Mereka berharap aparat bertindak tegas dan tidak intervensi dalam proses penyelidikan.

Sedangkan Camat Wuluhan, Andri Purnomo telah melakukan mediasi pertemuan antara kepala desa dengan warga, yang didampingi muspika.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Menurut Andri, proses hukum sedang berjalan dan ia meminta warga bersabar menunggu hasil penyelidikan.

"Pihak kecamatan akan terus mengawal kasus ini, kami juga bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jember," terangnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

Tujuh mahasiswa UNUSA lulus Program INTENSE di Taiwan. Rektor UNUSA dipercaya menyampaikan sambutan wisuda mewakili mitra internasional.