Kamis, 23 Jul 2026 03:51 WIB

Warga Kesilir Jember Tuntut Kades Mundur, Diduga Korupsi Dana Desa

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 30 Jan 2025 19:47 WIB
Ratusan warga Desa Kesilir demo didepan kantor balai desa. (Foto: Lana for jatimnow.com)
Ratusan warga Desa Kesilir demo didepan kantor balai desa. (Foto: Lana for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan warga melakukan demo di depan Kantor Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Jember, menuntut Kepala Desa Sucipto mundur dari jabatannya. Sang kades diduga melakukan korupsi Dana Desa (DD).

Kades Sucipto diduga korupsi di beberapa proyek desa. Warga menilai banyak kejanggalan anggaran di setiap proyek desa yang dikelola kurang tepat.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Kami mendesak Kades Sucipto segera turun dari jabatannya dan mengembalikan dana yang (diduga) dikorupsi. Kami juga telah melaporkan dugaan ini kepada aparat penegak hukum (APH)," kata Korlap Aksi Gatot Siswanto, Kamis (30/1/2025).

Menurutnya, laporan kepada APH dengan berbagai dokumen dugaan penyimpangan telah dikirim dan diharapkan proses hukum tetap berjalan.

Gatot menyebut, ada sekitar 50an proyek yang diduga bermasalah, salah satunya proyek drainase yang dinilai tidak masuk akal.

"Proyek drainase dihitung Rp700 ribu permeter, total anggaran sekitar Rp.1 Miliar. Padahal perkiraan, hanya Rp56 juta. Ini jelas ada indikasi mark-up," ungkapnya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Dari itulah, menurut Gatot proses hukum berjalan transparan dan jika terbukti bersalah harus bertanggungjawab dan tidak bisa menjabat kembali.

Warga juga berjanji akan mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum. Mereka berharap aparat bertindak tegas dan tidak intervensi dalam proses penyelidikan.

Sedangkan Camat Wuluhan, Andri Purnomo telah melakukan mediasi pertemuan antara kepala desa dengan warga, yang didampingi muspika.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Menurut Andri, proses hukum sedang berjalan dan ia meminta warga bersabar menunggu hasil penyelidikan.

"Pihak kecamatan akan terus mengawal kasus ini, kami juga bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jember," terangnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.