Jumat, 19 Jun 2026 02:36 WIB

5.030 Buruh Pabrik Rokok di Jatim Terima BLT Rp1,5 Juta, Full Senyum!

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama buruh pabrik rokok. (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama buruh pabrik rokok. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 5.030 buruh pabrik rokok di Jatim. Kegiatan bertempat di PT HM Sampoerna Rungkut 2, Surabaya, Kamis (24/8/2023).

BLT tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Warga Nganjuk Menangis saat Prabowo Resmikan Museum Pejuang Buruh Marsinah

Secara simbolis BLT diserahkan pada 100 perwakilan buruh pabrik rokok oleh Gubernur Khofifah, Direktur PT. HM Sampoerna, Direktur Bank Jatim dan sejumlah kepala OPD terkait.

Usai penyerahan, Gubernur Khofifah mengatakan, penyaluran BLT dari DBHCHT kepada buruh pabrik rokok ini merupakan wujud upaya nyata peningkatan dan pemerataan kesejahteraan. Sekaligus, untuk mengimplementasikan program Nawa Bhakti Satya, yakni Jatim Sejahtera.

"Kami berharap bantuan ini tepat sasaran, tepat manfaat serta memberikan dampak positif bagi penerima bantuan maupun keluarganya. Sehingga, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan, penyerahan BLT ini didasarkan pada Permenkeu RI No. 215/PMK.07/2021 tentang penggunaan, pemantauan dan evaluasi DBHCHT serta Pergub Jatim No. 71 tahun 2022 tentang alokasi DBHCHT kepada Provinsi Jatim dan Kabupaten/Kota di Jatim tahun 2023.

"Pemanfaatan anggaran DBHCHT tidak hanya menyejahterakan masyarakat, tetapi juga berpengaruh di sektor kesehatan dan sektor penegakan hukum sesuai Peraturan Menteri Keuangan," katanya.

Disebutkan Khofifah, Provinsi Jatim memperoleh alokasi DBHCHT dari penerimaan negara senilai Rp3,07 triliun. Dan alokasi tersebut telah dianggarkan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 2023.

Secara keseluruhan, buruh pabrik rokok penerima BLT tahun 2023 sebanyak 9.259 orang yang tersebar di 54 perusahaan di 38 Kabupaten/Kota se Jatim.

"Kali ini, lima perusahaan di wilayah Surabaya mengawali penyaluran BLT dan selanjutnya akan dilaksanakan di perusahaan masing-masing kepada total 4.229 pekerja pabrik rokok," katanya.

Baca Juga: Petani Tembakau Terhimpit, Gus Lilur Dorong Industri dari Bawah

Dari jumlah tersebut, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp13,88 miliar dengan nominal Jumlah bantuan yang diterima masing-masing sebesar Rp300 ribu sebanyak lima kali yang dicairkan sekaligus dalam satu tahap. Sehingga, total bantuan yang diterima setiap buruh pabrik rokok lintas wilayah sebesar Rp 1,5 juta.

"Terima kasih kebersamaan ini indah sekali mudah-mudahan yang indah ini terus ditambah keindahannya dan kebahagiaan oleh Allah," terangnya.

Pada kesempatan ini, penerima BLT juga langsung bisa melakukan transaksi penarikan dana melalui rekening Bank Jatim yang sudah didaftarkan secara kolektif.

Sementara Direktur PT HM Sampoerna Elvira Lianita mengucapkan terima kasih karena pihaknya dipercaya menjadi tuan rumah dalam kegiatan penyaluran BLT dana bagi hasil cukai tembakau kepada para karyawan pabrik rokok. Dimana, mayoritas penerimanya adalah ibu-ibu yang memproduksi rokok linting tangan atau dikenal dengan rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT).

"Atas nama perusahaan dan puluhan ribu pelinting SKT, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Ibu Gubernur beserta jajaran Pemprov Jatim yang memperjuangkan kelangsungan industri hasil tembakau melalui berbagai kebijakan," katanya.

Baca Juga: Barong Grup Siap Ubah Nasib Petani Tembakau Lewat Ekspor

"Termasuk ketentuan cukai agar kami dapat terus menciptakan nilai tambah jangka panjang dalam hal peningkatan perekonomian masyarakat setempat," imbuhnya.

Ke depan, Ia percaya upaya yang dilakukan pemerintah khususnya Pemprov Jawa Timur akan memberikan jaminan perlindungan usaha bagi para pengusaha. Sekaligus menjamin serapan tenaga kerja demi menciptakan iklim industri yang kondusif di Jawa Timur.

Sementara itu salah satu penerima BLT, Heni Astutik (49) mengaku bersyukur atas bantuan langsung tunai yang diberikan Gubernur Khofifah. Ia mengaku, nantinya, BLT itu akan digunakan untuk biaya sekolah anak-anaknya.

"Terima kasih ibu Khofifah, BLT ini sangat bermanfaat untuk kami dan keluarga. Menjadi tambahan biaya sekolah anak-anak," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.