Rabu, 22 Jul 2026 11:23 WIB

Barong Grup Siap Ubah Nasib Petani Tembakau Lewat Ekspor

Petani memanen tembaku di Jember, Jawa Timur. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Petani memanen tembaku di Jember, Jawa Timur. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kesenjangan antara kualitas tembakau Indonesia dengan kesejahteraan petaninya memicu lahirnya gerakan baru di industri hasil tembakau. HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, yang akrab disapa Gus Lilur, secara resmi menginisiasi pembentukan Bandar Rokok Nusantara Global Grup atau Barong Grup di Kuala Lumpur, Malaysia.

Langkah strategis ini menjadi tonggak awal keberanian pengusaha lokal untuk merebut ceruk pasar internasional yang selama ini dikuasai korporasi multinasional.

Baca Juga: Gus Lilur: Muktamar NU ke-35 Harus Hidupkan Semangat Piagam Jakarta

Melalui bendera Barong Grup, Gus Lilur merancang tiga agenda besar bertajuk Ekspedisi Pasar Rokok Asia Australia (Eparsia).

Misi utamanya bukan sekadar menjual produk jadi, melainkan mendirikan pabrik di berbagai negara guna memotong rantai distribusi dan memperkuat posisi tawar tembakau Indonesia.

"Selama ini kita sering merasa inferior atau grogi saat berhadapan dengan raksasa rokok dunia. Padahal, kunci utama bisnis ini ada pada tembakau, dan Indonesia adalah gudangnya tembakau terbaik," ujar Gus Lilur saat mematangkan konsep operasional Barong Grup di Kuala Lumpur, Kamis (12/3/2026).

Ia menilai, selama puluhan tahun perusahaan asing bebas menguasai pasar domestik Indonesia. Kini, saatnya anak bangsa membalikkan keadaan dengan melakukan ekspansi serupa ke panggung global.

Strategi yang diusung adalah membangun infrastruktur produksi di mancanegara namun tetap menggunakan pasokan bahan baku dari petani di tanah air.

Data lapangan menunjukkan kontradiksi yang tajam. Indonesia memiliki varian tembakau kelas dunia seperti Virginia Blend dari Lombok, Oriental Blend asal Madura, hingga Burley Blend dari Jember.

Selain itu, tembakau Besuki di Situbondo, Deli di Sumatera Utara, Srintil di Temanggung, hingga tembakau Lumajang memiliki cita rasa unik yang sulit ditemukan di negara lain.

Baca Juga: NBI Usulkan Duet Kiai dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031

Namun, kualitas premium tersebut belum berbanding lurus dengan kemakmuran para petani.

"Kenapa petani tembakau kita tetap miskin selama berpuluh-puluh tahun padahal barangnya istimewa? Ini yang harus kita ubah," tegasnya.

Melalui jaringan pabrik yang akan didirikan di Asia dan Australia, Barong Grup berkomitmen menyerap hasil panen dari berbagai daerah di Nusantara. Skema ini diharapkan mampu menciptakan stabilitas harga di tingkat petani sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas tembakau di pasar internasional.

Rencana aksi Barong Grup mencakup pembangunan pabrik rokok berskala besar baik di dalam negeri maupun di negara-negara tujuan ekspor.

Baca Juga: Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Gus Lilur optimistis, dengan kombinasi manajemen yang agresif dan keunggulan rasa tembakau Nusantara, produk Indonesia mampu bersaing dengan merek-merek global.

Langkah berani ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kedaulatan ekonomi di sektor tembakau.

Dengan membawa filosofi "Tembakau Nusantara Jadi Raja di Panggung Dunia", Barong Grup menargetkan jutaan petani tembakau lokal dapat merasakan dampak langsung dari penetrasi pasar luar negeri ini.

"Saatnya rokok Indonesia 'ngebul' di berbagai negara. Kami memohon doa agar rencana penaklukan pasar global ini berjalan lancar demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkas Gus Lilur.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.