Jumat, 19 Jun 2026 06:44 WIB

Ketika Luapan Banjir di Kalibaru, Banyuwangi Jadi Arena Bermain Anak-anak

Banjir yang menggenangi salah satu ruas jalan di Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Banjir yang menggenangi salah satu ruas jalan di Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Luapan air banjir di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi justru dijadikan arena bermain bagi anak-anak setempat.

Terdapat dua desa di Kecamatan Kalibaru, yaitu Desa Kalibaru Wetan dan Kalibaru Kulon sebagian wilayahnya terendam banjir. Banjir menggenangi jalan dan rumah warga pada Kamis (11/5/2023) pagi.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Mapolsek Kalibaru dan fasilitas sekolah TK Kemala Bhayangkari 40 juga ikut terendam luapan banjir, yang diakibatkan curah hujan tinggi sejak Rabu (10/5) malam.

Jalur perlintasan kereta api yang melintas dekat Stasiun Kalibaru turut terendam banjir setinggi betis orang dewasa.

Namun, pemandangan lain justru terlihat saat sebagian anak-anak memilih bermain di tengah luapan banjir. Tampak mereka menikmati air banjir yang menggenangi jalan, menjadi arena lintasan seluncur.

"Gak bisa sekolah karena banjir. Jadi waktunya dibuat mainan air bareng teman-teman," ujar Marselino (9), bocah asal Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan kepada jatimnow.com.

Tiap kali banjir datang, sudah menjadi kebiasaan bagi Marselino dan temannya berkubang bersama di aliran air berwarna cokelat pekat itu. Bagi Marselino, banjir sudah menjadi kawan lama yang hampir dipastikan datang saat hujan lebat mengguyur lebih dari semalam.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Sudah jadi kebiasaan. Selain itu bisa bantu motor-motor yang mogok karena tidak bisa melintasi jalan," tambahnya.

Dari hasil asesmen sementara BPBD Banyuwangi, tercatat 10 rumah di Dusun Margo Makmur, Desa Kalibaru Kulon terendam banjir.

"Sementara masih dilakukan pendataan terkait jumlah pastinya. Banjir sudah menjadi langganan di wilayah Kalibaru saat hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah setempat," jelas Plt. Kalaksa BPBD Banyuwangi, Danang Hartanto.

Danang menyebut, penyebab banjir masih sama seperti yang dulu, yaitu saluran drainase terlalu kecil, sehingga tidak mampu menampung debit air yang tinggi saat turun hujan.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

"Air meluap ke jalan raya dan perkampungan penduduk," terangnya.

Dari pantauan jatimnow.com, di Dusun Margo Makmur, Desa Kalibaru Kulon tampak air setinggi mata kaki masih menggenangi beberapa rumah dekat perlintasan kereta api. Saluran drainase di wilayah tersebut tak mampu menampung debit air kiriman dari desa lain.

Warga yang rumahnya tergenang air memilih bertahan dan menanti surutnya air. Serta menyelamatkan beberapa benda berharga dari sapuan banjir.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.