Jumat, 19 Jun 2026 10:39 WIB

Genjot Ekonomi Arus Bawah, Banyuwangi Kembali Salurkan Bantuan untuk Warung Kecil

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyalurkan bantuan di Kantor Kecamatan Genteng (Foto-foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyalurkan bantuan di Kantor Kecamatan Genteng (Foto-foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

jatimnow.com - Program Warung Naik Kelas (WeNak) yang digagas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani untuk menggenjot ekonomi arus bawah kembali disalurkan. Tahun 2023 ini ada 664 warung kecil akan menerima bantuan tersebut.

"Semoga dengan bantuan ini, bisa menstimulus usaha bapak dan ibu untuk bisa berkembang lagi. Jika dilihat nominalnya, tidak seberapa memang, namun jika kita kelola dengan baik, sangat mungkin ini akan membantu," terang Ipuk saat menyerahkan bantuan tahap pertama kepada 124 penerima di Kantor Kecamatan Genteng, Kamis (4/5/2023).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Ipuk juga berpesan untuk menggunakan bantuan tersebut sebagai sarana menambah peralatan atau modal usaha.

"Jangan sampai dihabiskan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif atau untuk membayar kredit dan sebagainya. Belikan alat atau jadikan modal," tegasnya.

Bantuan WeNak ini diberikan kepada para pelaku usaha ultra mikro. Dengan bantuan sebesar sejuta rupiah, diharapkan bisa dipergunakan untuk meng-upgrade peralatan usahanya ataupun menambah modal dagangannya.

Ipuk menambahkan, untuk tahun ini, bantuan WeNak akan diberikan kepada 664 penerima. Tahun sebelumnya, telah ada 565 warung kecil yang telah menerima bantuan yang dimulai sejak 2021 ini.

Penyaluran program ini akan dilakukan secara bertahap.

"Ini merupakan pengajuan tahun-tahun sebelumnya. Kemudian, oleh petugas dilakukan survey ke lapangan untuk memastikan kelayakannya. Setelah itu baru diproses pemberkasannya," papar Ipuk.

Bantuan tersebut disambut dengan gembira oleh para penerima. Salah satunya adalah Masripah. Perempuan berusia 65 tahun itu, mengaku akan mempergunakan bantuan tersebut untuk menambah barang dagangannya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Untuk menambah jualan," ungkap penjual kopi dan gorengan asal Desa Genteng Kulon tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Aprilia (42). Perempuan dengan empat anak yang berjualan aneka rujak tersebut, mengaku akan membeli sejumlah peralatan untuk menunjang warungnya.

"Saya mau beli blender. Untuk tambah jualan minuman," tutur perempuan asal Desa Simbar, Kecamatan Cluring tersebut.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Nanin Oktaviantie menambahkan, bahwa program WeNak tersebut tidak hanya bersumber dari APBD.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Kita juga menerima program CSR untuk turut berpartisipasi. Selain 664 penerima yang berasal dari APBD, juga ada yang dari CSR. Jadi program ini setidaknya akan menyasar pada 700 lebih warung kecil," jelasnya.

Selain dengan WeNak, imbuh Nanin, untuk menunjang program kerja Bupati Banyuwangi dalam mengakselerasi ekonomi arus bawah, telah dilakukan sejumlah pelatihan dan pendampingan.

"Pada tahun ini kita akan melatih 2.595 orang untuk berwirausaha sekaligus akan diberikan bantuan alat usaha penunjangnya," jelasnya.

Ongkos kirim gratis bagi pelaku UMKM juga akan dilakukan kembali dengan menyasar 500 UMKM. Seiring dengan fasilitasi pengurusan administrasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) kepada para pelaku UMKM.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.