Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Sabtu, 14 Mar 2026 11:55 WIB
jatimnow.com - Kelangkaan LPG subsidi 3 kilogram terjadi di Dusun Galekan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Sabtu (14/3/2026). Kelangkaan LPG 3 kilogram di perbatasan Banyuwangi-Situbondo telah berlangsung sekitar satu pekan.
"Sudah sekitar satu mingguan (terjadi kelangkaan gas LPG 3 kilogram). Di warung-warung juga pada kosong," kata salah seorang warga Desa Bajulmati, Asiyah kepada jatimnow.com, Sabtu (14/3/2026).
Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang
Kelangkaan LPG 3 kilogram ini cukup menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, mengingat sebentar lagi umat Muslim bakal merayakan Lebaran Idulfitri 2026. Dimana aktivitas memasak biasanya meningkat di momen tersebut.
Ia melanjutkan, ketika stok LPG 3 kilogram masuk ke pangkalan pun, warga yang telat melakukan pemesanan tidak kebagian. Di pangkalan tertentu, LPG 3 kilogram bahkan dibanderol hingga Rp 25 ribu per tabung. Itu pun tetap diburu warga, mengingat tingginya permintaan dibanding stok yang tersedia.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mengklaim, distribusi LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Timur tetap berjalan lancar.
Baca Juga: Cek Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April
Sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan, sepanjang Maret 2026 Pertamina menyalurkan tambahan pasokan melalui mekanisme fakultatif dan ekstradropping sebesar 10 persen atau sebanyak 3.657.666 tabung LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Timur.
"Penambahan pasokan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi peningkatan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan LPG bersubsidi tetap tersedia sesuai peruntukannya," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi melalui siaran tertulisnya.
Baca Juga: Update Arus Balik: 1,15 Juta Kendaraan Lintasi Tol Pandaan-Malang
Selain menambah pasokan, Pertamina juga diakuinya terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta lembaga penyalur resmi agar distribusi LPG berjalan lancar hingga ke tingkat pangkalan.
Terkait adanya penjualan LPG 3 kilogram di atas harga wajar, Ahad mengaku, pihaknya rutin melakukan peninjauan langsung untuk memantau penyaluran LPG 3 kilogram kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan, termasuk penerapan harga eceran tertinggi (HET).
Editor : Dadang KurniaURL : https://jatimnow.id/baca-83048-warga-banyuwangi-keluhkan-langkanya-lpg-3-kg-jelang-lebaran