Sabtu, 13 Jun 2026 02:31 WIB

Melihat Tradisi Sembelih Sapi Jelang Lebaran di Kaki Gunung Raung

Tradisi sembelih sapi jelang lebaran di kaki Gunung Raung (Foto: Ali Nur Fatoni for jatimnow.com)
Tradisi sembelih sapi jelang lebaran di kaki Gunung Raung (Foto: Ali Nur Fatoni for jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Dusun Kampunganyar, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi melaksanakan tradisi dengan menyembelih 86 ekor sapi jelang lebaran Idul Fitri 2023.

Puluhan ekor sapi itu disembelih dalam satu waktu oleh warga kampung yang berada di kaki Gunung Raung tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa FIK Ubaya Sabet Tiga Gelar di Asian Student Fashion Week 2026

Kepala Desa Sumberarum, Ali Nur Fatoni mengatakan, sumber pendanaan dari pembelian sapi itu berada di tangan warga. Mereka kompak patungan untuk membeli sapi sejumlah 86 ekor.

"Kita laksanakan festival sembelih sapi yang rutin dilaksanakan tiap tahunnya jelang lebaran. Dana 86 ekor sapi dari kantung pribadi warga Kampunganyar alias patungan atau arisan," ujar Toni kepada jarimnow.com, Kamis (20/4/2023).

Toni merinci total dana yang terkumpul dari kantung warga dalam pelaksanaan Festival Sembelih Sapi Desa Sumberarum itu. Nilainya cukup fantastis yakni diangka satu miliar lebih.

"Peredaran uang di Desa Sumberarum kaitannya kebutuhan daging sapi mencapai Rp1,2 miliar," terangnya.

Toni mengatakan, jumlah patungan warga bervariatif dan sifatnya berkelompok. Bila kelompoknya sedikit maka jumlah uang patungan atau arisan yang disetorkan lebih besar. Begitupun sebaliknya.

Kisaran rupiah yang yang dikeluarkan warga antara Rp500 ribu sampai dengan Rp1,5 juta. Bergantung jumlah peserta dalam satu kelompok.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Uang iuran juga merujuk pada harga sapi saat ini yang berkisar antara Rp15 sampai dengan Rp20 juta," tambahnya.

Kekompakan warga makin terlihat saat prosesi penyembelihan ke-86 ekor sapi. Para kaum hawa terjun langsung menjadi jagal dadakan mengeksekusi puluhan sapi itu.

Setelah dilakukan proses penyembelihan sapi kemudian dibagi kedalam beberapa kantung. Setiap warga kemudian membawa kantung berisikan daging sesuai dengan iuran yang ditentukan masing-masing kelompok.

Toni menyatakan, satu warga dengan kisaran nominal unag arisan Rp500 ribu, dapat membawa pulang 4 hingga 5 kilogram daging sapi bersih.

Baca Juga: Awali Buka Giling, PG Modjopanggung Tulungagung Gelar Manten Tebu

"Semakin besar nilai iurannya semakin banyak daging bersih yang didapatkan. Bergantung nilai uang patungan yang disetorkan ke kelompoknya," terangnya.

Toni menyebut festival ini sebagai sarana antisipasi melonjaknya harga daging sapi. Yang kerap meroket jelang lebaran.

Dengan itu, masyarakatnya bisa menikmati daging sapi tanpa khawatir harga daging sapi di pasaran.

"Semua warga bisa menikmati daging sapi saat lebaran dan tak bingung meski harga meroket diluar sana. Alhamdulillah acara berlangsung lancar dan warga mendapat bagiannya masing-masing," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.