Jumat, 19 Jun 2026 11:17 WIB

Gus Ipul Fokus 3 Masalah Penting Revitalisasi Alun-Alun Kota Pasuruan

  • Penulis :
  • | Rabu, 15 Mar 2023 13:39 WIB
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. (Foto-foto: Humas Pemkot Pasuruan)
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. (Foto-foto: Humas Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) adakan rapat koordinasi dengan Forkopimda terkait keberlanjutan revitalisasi Alun-Alun Kota Pasuruan. Acara ini dilaksanakan di Pendopo Surga-Surgi, Senin (13/3/2023) malam.

Hadir pula dalam kegiatan ini Kapolres Kota Pasuruan, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan, Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Perwakilan Kodim 0819 dan Yon Zipur, serta segenap kepala OPD dan camat.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Wali Kota Pasuruan Gus Ipul akan memfokuskan 3 poin masalah penting dalam jalannya revitalisasi Alun-alun Kota Pasuruan. Diantaranya masalah penertiban dan penyamarataan tarif parkir di area alun-alun, penataan PKL, dan pengaturan operasional becak.

"Pembangunan payung Madinah yang masih berlanjut akan semakin banyak menarik pengunjung ke alun-alun, tapi akan menjadi persoalan tersendiri ketika masih banyak laporan keluhan dari masyarakat," jelas Gus Ipul, Rabu (15/3/2024).

Payung Madinah di Alun-Alun Kota Pasuruan.Payung Madinah di Alun-Alun Kota Pasuruan.

Gus Ipul merencanakan penertiban area parkir akan dilakukan melalui pengelolaan kantong-kantong parkir secara profesional. Selain itu akan dilakukan rekayasa baru terkait arus lalu lintas di area alun-alun. Persoalan terkait tarif parkir pun sudah diatur dalam Perwali.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

"PKL yang tidak teratur membuat kawasan alun-alun jadi kumuh, yang sudah terdaftar sejumlah 140 sekian itu harus kita tata ulang, tidak ada yang diusir tapi tidak juga ada penambahan PKL baru," tuturnya.

Selain itu, ia juga memaparkan penambahan 6 payung Madinah yang direncanakan dalam tahun 2023 ini, akan dilakukan realokasi anggaran menjadi hanya menambah 2 payung untuk digunakan sebagai keperluan penataan PKL di kawasan Alun-Alun.

Sedangkan aturan terkait operasional becak khususnya becak bermotor sudah jelas dilarang yang tertuang di undang-undang, Peraturan daerah maupun instruksi wali kota. Hanya akan dilakukan penertiban dan tindakan tegas untuk becak yang beroperasi tidak sesuai jalur.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Kami berharap Forkopimda dan stakeholder terkait dapat segera konsolidasi dan kompak dalam melaksanakan regulasi yang telah disepakati bersama," harapnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.