Kamis, 11 Jun 2026 17:37 WIB

Tragedi Kanjuruhan dalam Karya Batik

Ita Fitriyah bersama rekan menunjukkan Batik Kanjuruhan (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Ita Fitriyah bersama rekan menunjukkan Batik Kanjuruhan (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang desainer asal Desa Ngijo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang, Ita Fitriyah membuat batik bermotif tragedi Kanjuruhan.

Ita berharap, karyanya bisa ikut membantu menyuarakan pesan para korban yang hingga kini terus berjuang mencari keadilan.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Dia mengatakan, goresan batiknya menampilkan gambar telapak tangan yang menunjukkan motivasi dan sebuah harapan. Lalu syal hitam bertuliskan Arema sebagai tanda rasa duka bagi warga Malang atas peristiwa 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan tersebut.

"Batik berlatar biru itu juga menampilkan logo Singa Tegar bermahkota serta motif asap warna merah. Gambar tersebut menggambarkan gas air mata yang ditembakkan aparat saat itu," ungkap Ita, Selasa (27/12/2022).

Sedangkan, lanjut Ita, warna merah mewakili penderitaan para korban.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Dia menambahkan, penyusunan konsep hingga produksi batik tersebut membutuhkan waktu sekitar 4 minggu. Dua minggu digunakan menyusun konsep dan dua minggu berikutnya untuk roses pengerjaan.

"Untuk memperkuat konsep saya langsung mendengarkan cerita anak yang melihat langsung peristiwa, lalu masyarakat serta membaca sejumlah media massa," paparnya.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Motif batik Tragedi Kanjuruhan sengaja dibuat sebagai edisi khusus dan tidak diperbanyak. Rumah Batik Lintang hanya memproduksi dua lembar yang nantinya akan dilelang dalam waktu satu bulan. Hasil lelang akan diserahkan sebagai donasi untuk keluarga korban.

"Motif ini tidak diperbanyak karena tujuannya didonasikan untuk korban dan membantu perjuangan para korban menuntut keadilan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.