Kamis, 11 Jun 2026 08:17 WIB

Kapolda Jatim Minta Maaf atas Tragedi Kanjuruhan Malang

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 04 Okt 2022 16:39 WIB
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta saat meminta maaf atas tragedi di Kanjuruhan, Malang, bersama Forkopimda Jatim. (Foto: Humas Polda Jatim/jatimnow.com)
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta saat meminta maaf atas tragedi di Kanjuruhan, Malang, bersama Forkopimda Jatim. (Foto: Humas Polda Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta meminta maaf atas kejadian tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hal itu disampaikan Nico, sapaan akrab Kapolda saat menjenguk sejumlah korban luka bersama Forkopimda Jatim di RSUD dr Saiful Anwar, Selasa (4/10/2022).

"Saya sebagai Kapolda prihatin sekaligus meminta maaf jika di dalam proses pengamanan yang berjalan terdapat kekurangan. Ke depannya akan kami evaluasi bersama pihak terkait. Dan harapannya ke depan adalah pertandingan sepak bola yang aman, nyaman dan menggerakkan ekonomi," ujar Nico.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Menurutnya, Polda Jatim bersama tim Mabes Polri akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk korban yang luka mendapatkan bantuan perawatan.

"Bapak Kapolri memberikan perhatian secara khusus kepada seluruh korban dengan memberikan bantuan perawatan kepada setiap korban dan diserahkan kepada keluarga masing-masing," tutur Nico.

Selain itu, Polda Jatim juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait perbaikan sarana prasarana yang rusak.

Usai proses kemanusiaan selesai, jenderal bintang dua tersebut akan melakukan proses penegakan hukum kepada siapa saja yang bersalah dalam peristiwa ini.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Kami akan melakukan proses penegakkan hukum kepada siapa saja yang bersalah setelah proses kemanusiaan selesai. Kami berdoa semoga semua permasalahan ini bisa diselesaikan bersama-sama," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengungkapkan kesedihan dan berharap korban luka dapat lekas sembuh.

"Kami sangat merasakan kesedihan mereka dan berharap anggota keluarganya bisa sembuh. Namun diketahui bahwa manusia hanya bisa berusaha dan Tuhan yang menentukan," katanya.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Sementara itu, Ketua PWNU Jatim, KH Marzuqi Mustamar menambahkan, bahwa segala fasilitas baik korban meninggal dan luka akan ditanggung. Saat ini, tercatat sudah ada 21 jenazah yang sudah teridentifikasi.

"Dari 56 korban, alhamdulillah 26 orang sudah bisa pulang, 7 orang masih ada di ICU. Semoga kami punya kekuatan yang lebih bagus lagi untuk menangani para korban," ungkapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.