Jumat, 19 Jun 2026 16:53 WIB

Khofifah Fokus Penanganan Korban Tragedi Kanjuruhan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 02 Okt 2022 14:14 WIB
Gubernur Khofifah saat di RSAA Malang. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Gubernur Khofifah saat di RSAA Malang. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengunjungi keluarga dan korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang yang dirawat di RS Saiful Anwar (RSSA) Malang, Minggu (2/10/2022).

Di sana, gubernur didampingi Forkopimda menjenguk 8 korban luka berat, 4 korban luka ringan dan mengecek 17 jenazah Aremania yang belum teridentifikasi.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Kita berharap bahwa apa yang bisa dilakukan pada penanganan korban, kita akan maksimalkan," jelas Khofifah di RSSA Malang.

Khofifah mengatakan, masing-masing rumah sakit di Malang yang merawat ratusan korban kerusuhan suporter Aremania sudah bekerja cepat dan saling berkoordinasi untuk penanganan pasien.

Hasilnya, tindakan untuk pasien yang relatif mengalami luka berat dirujuk ke RSSA. Untuk jenazah yang belum teridentifikasi diarahkan ke RSUD Kanjuruhan dan RSSA Malang.

Untuk perkembangan saat ini, Khofifah mengatakan jika proses identifikasi sudah selesai, tapi perlu pencocokan dengan pihak keluarga korban.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

Setelah selesai, proses pengiriman jenazah akan ditangani secara maksimal. Termasuk proses pemandian jenazah dan disalatkan di RS, untuk kemudian diantar ke daerah asal.

"Kita berharap pada saat pulang dari RSSA mereka sudah dimandikan disalatkan, kalau penanganan di RSSA maka dalam tanggungan Pemprov Jatim, kalau di Pemkab dan wilayah Kabupaten maka ada dalam tanggungan Pemkab, begitu juga kota," ungkapnya.

Dari data yang tercatat sampai pukul 09.30 WIB, sementara terhitung ada 129 korban meninggal dunia akibat kerusuhan.

Baca Juga: Izin Laga Arema vs Persebaya di Kanjuruhan Diputuskan Pekan Depan

"Kita tentu berduka mendalam ketika melihat ada korban kasus di Kanjuruhan kemarin, semoga insiden ini agar tidak terulang. Dan masing-masing bisa mengambil pelajaran dari apa yang kita lihat tadi malam itu," tandasnya.

Sementara itu, Plt Direktur RSSA Malang Kohari mengatakan, RSSA Malang telah menyiapkan posko untuk proses identifikasi korban.

"Kami siapkan (Posko), jadi untuk siapa saja kalau mencari keluarga yang menghilang langsung ke sini (RSSA)," tegas Kohari.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.