Kamis, 11 Jun 2026 23:02 WIB

Pemkot Pasuruan Kembangkan Potensi Wisata Pesisir dengan Program Tanam Mangrove

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 21 Agu 2022 15:02 WIB
Penancapan bibit pohon mangrove di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Ngemplak. (Foto Kominfo Pemkot Pasuruan)
Penancapan bibit pohon mangrove di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Ngemplak. (Foto Kominfo Pemkot Pasuruan)

Pasuruan - Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) mendukung program rehabilitasi mangrove nasional sekaligus pemberdayaan bagi masyarakat guna mengembangkan potensi wisata pesisir.

Hal ini disimboliskan melalui penancapan bibit pohon mangrove di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Ngemplak, Jumat (19/8/2022) pagi lalu.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kita menyambut baik apa yang menjadi program Pelindo mendukung program pemerintah, kita ingin nanti ini bisa jadi inspirasi masyarakat di sekitar pesisir," ucap Gus Ipul dalam sambutannya.

Program yang diinisiasi oleh Pelindo Regional III ini dilakukan dengan cara penanaman mangrove sebanyak 49.500 batang di kawasan pesisir di 5 kelurahan, yakni Kelurahan Ngemplak, Panggung, Mandaran, Kepel dan Tapaan.

Lebih lanjut, melalui program ini Gus Ipul mengajak masyarakat untuk bisa menggali potensi wisata pesisir dan dikembangkan menjadi salah satu objek ekowisata yang menarik.

Baca Juga: Puluhan Ormas Gotong Royong Hijaukan Kawasan Sontoh Laut Surabaya

"Dengan MoU ini tentu kita punya kesempatan untuk sinergi, kolaborasi dan saya ingin kedepan di area ini menjadi tempat wisata keluarga yang ikut menggerakkan perekonomian kota Pasuruan," tegasnya.

Menurut Gus Ipul, upaya tersebut diharapkan bisa memberikan dorongan bagi masyarakat bagaimana memenuhi kesejahteraan dengan tetap melestarikan lingkungan.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

“Tempat ini bisa kita manfaatkan disamping fungsi utamanya adalah untuk pelelangan atau tempat pendaratan kapal-kapal nelayan, lebih-lebih nanti kita harapkan juga kita bisa manfatkan untuk keperluan-keperluan lain misalnya kegiatan seni budaya kemudian kegiatan musik, kegiatan kreatif-kreatif lainnya sehingga kawasan ini benar-benar menjadi tempat pertemuan keluarga”, tutupnya.

Acara yang dihadiri Regional Head 3 Pelindo, Ardhy Wahyu Basuki serta jajarannya, perwakilan Dandim 0819 Pasuruan, perwakilan Kapolres Pasuruan Kota ini turut dilakukan penyerahan bibit mangrove kepada perwakilan kelompok tani Desa Kepel.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.