Jumat, 19 Jun 2026 12:22 WIB

Hiu Paus Terdampar di Pantai Ngagelan Banyuwangi Jadi Santapan Biawak

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Selasa, 09 Agu 2022 13:09 WIB
Hiu Paus terdampar di Pantai Ngagelan, Taman Nasional (TN) Alas Purwo Banyuwangi. (Foto: Balai Taman Nasional Alas Purwo)
Hiu Paus terdampar di Pantai Ngagelan, Taman Nasional (TN) Alas Purwo Banyuwangi. (Foto: Balai Taman Nasional Alas Purwo)

Banyuwangi - Seekor Hiu Paus terdampar di Pantai Ngagelan, Taman Nasional (TN) Alas Purwo Banyuwangi menjadi santapan biawak. Mamalia laut itu terdampar dan mati pada Sabtu (6/8/2022) lalu.

Kepala Seksi Penglolah wilayah 1 Balai Taman Nasional Alas Purwo Probo Wresniaji mengaku pihaknya sengaja tidak melakukan evakuasi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Sudah mulai membusuk. Sampai saat ini masih ada di lokasi terdampar," kata Probo, Selasa (9/8/2022).

Probo menegaskan, hiu itu sengaja tidak dievakuasi ataupun dikubur. Sebab hiu paus itu akan menjadi santapan hewan liar di kawasan TN Alas Purwo. 

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Tidak kita evakuasi. Karena itu akan jadi santapan biawak ataupun hewan lain. Ini akan menjadi rantai makanan di wilayah TN Alas Purwo," tambahnya. 

Sampai hari ini bangkai ikan raksasa itu masih tetap di posisi semula. Lokasi terdampar ikan jenis Hiu Paus itu di Pantai Ngagelan 10 Km arah barat dari Pantai Trianggulasi.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Hiu paus ini, kata Probo, diperkirakan berukuran panjang 4 sampai 4,5 meter. Kondisinya pun sudah mulai membusuk. 

Sebelumnya juga ditemukan paus sperma (paus bungkuk) yang terdampar di kawasan Pantai Bulusan Banyuwangi. Paus Sperma itu kemudian mati dan menyisakan masalah dalam evakuasi dan penguburan. Butuh waktu seminggu untuk mengubur mamalia besar itu. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.