Minggu, 14 Jun 2026 03:25 WIB

Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) mulai tanam 10.269 bibit kelapa genjah di Afdeling Sidomulyo Kampe, Banyuwangi. (Foto: PTPN/jatimnow.com)
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) mulai tanam 10.269 bibit kelapa genjah di Afdeling Sidomulyo Kampe, Banyuwangi. (Foto: PTPN/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabupaten Banyuwangi bersiap menjadi titik nol kebangkitan industri kelapa nasional. Langkah ini ditandai dengan aksi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) yang mulai memadati lahan seluas 50,34 hektare di Afdeling Sidomulyo Kampe dengan ribuan bibit kelapa unggul.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10.269 bibit kelapa genjah resmi ditanam pada Selasa (23/12/2025). Proyek ini bukan sekadar penghijauan biasa, melainkan cetak biru (model) bagi pengembangan kelapa massal di seluruh perkebunan milik PTPN I di Indonesia.

Baca Juga: Puji Program MBG, Bupati Jember: Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi

Hal yang paling menarik dari proyek di Kebun Pasewaran ini adalah keberpihakan pada ekonomi kerakyatan. Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan bahwa perusahaan tidak ingin maju sendirian.

PTPN I mengusung konsep kemitraan yang sangat menguntungkan warga sekitar, khususnya para perajin gula merah tradisional di wilayah Kampe.

“Kami sediakan lahannya, masyarakat yang panen, lalu kita olah bersama. PTPN I bertindak sebagai offtaker (penjamin pembeli). Pembagiannya 70 persen untuk masyarakat dan 30 persen untuk kami,” ungkap Teddy.

Mengapa memilih Kelapa Genjah? Berbeda dengan kelapa dalam yang menjulang tinggi, kelapa genjah memiliki postur lebih pendek sehingga memudahkan pemanenan. Selain itu, masa tunggunya relatif singkat, yakni hanya 3 hingga 4 tahun untuk mulai berproduksi.

Penghijauan di lahan Kecamatan Wongsorejo ini dilakukan secara variatif, di mana lahan seluas 23,46 hektare ditanami varietas Genjah Merah Bali, yang kemudian didukung oleh penanaman Genjah Kuning Nias di area seluas 21,52 hektare, serta dilengkapi dengan varietas Genjah Entog Kebumen pada lahan seluas 5,36 hektare.

Langkah ini dilakukan secara profesional dengan menggandeng tim ahli dari Riset Perkebunan Nusantara agar setiap pohon yang ditanam memberikan hasil maksimal dan berkelanjutan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Banyuwangi barulah permulaan. Direktur Operasional PTPN I, Fauzi Omar, memaparkan rencana ambisius perusahaan untuk memperluas area ini hingga mencapai 200 hektare secara bertahap.

“Target besar kami tahun ini adalah menanam kelapa di lahan seluas 550 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia,” jelas Fauzi.

Lebih jauh lagi, kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat agroforestri yang variatif. Selain kelapa, PTPN I berencana mengintegrasikan tanaman lain seperti kopi, kakao, hingga karet dalam satu kawasan terpadu.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenkop Perkuat Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi

Langkah berani PTPN I ini mendapat apresiasi tinggi dari Kementerian PPN/Bappenas. Sekjen Satgas Percepatan Hilirisasi, Prof. Bayu Dwi Apri Nugroho, menyebutkan bahwa kunci sukses hilirisasi adalah kepastian bahan baku.

“Integrasi antara lahan, sumber bahan baku, dan kesinambungan produksi di Banyuwangi ini adalah model ideal. Konsep agroforestri dengan kopi dan kakao akan memberikan nilai tambah luar biasa bagi sektor perkebunan kita,” tutur Prof. Bayu.

Melalui proyek ini, PTPN I tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani lokal tetap menjadi prioritas utama di tengah arus industri modern.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.