Kamis, 11 Jun 2026 09:40 WIB

Pengurus Ponpes di Banyuwangi Diduga Cabuli 6 Anak

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Banyuwangi – Kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi di Banyuwangi. Kali ini terduga pelakunya adalah pengurus pondok pesantren (ponpes). Korban berjumlah 6 anak dan rata–rata masih duduk di bangku kelas 2 SMA.

Terduga pelaku berinisial FN (53). Selain tokoh masyarakat, dia juga mantan anggota dewan. FN disebutkan tinggal di lingkungan ponpes. Perbuatan dugaan pencabulan dilakukan di rumahnya yang berlokasi di area ponpes di wilayah Desa Padang, Kecamatan Singonjuruh, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Sekjen Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Veri Kurniawan menyampaikan, korban diduga dicabuli di dalam rumahnya yang masih lingkungan ponpes.

“Pelaku melakukan perbuatanya di dalam rumah. Korban mengaku pasrah karena diancam oleh pelaku. Selain korban adalah anak perempuan, diketahui satu korban anak laki-laki. Korban kebanyakan anak yang disuruh menunggu rumah, yang dianggap sudah menjadi anak angkat oleh terduga pelaku,” jelasnya dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Menurut Veri, kejadian terbongkar karena ada salah satu korban memberanikan diri melapor ke guru pengajar di sekolah yang ada di lingkungan ponpes. Selanjutnya, pihak keluarga korban melaporkannya ke Polresta Banyuwangi.

“Kasus diketahui saat salah satu korban memberanikan diri menceritakan apa yang dialami kepada seorang guru pengajar di sekolahan tersebut,” Uangkap Veri.

Baca Juga: Petra Theatre Angkat Trauma Pelecehan Pria lewat “The Chain”

Sementara itu, Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan membenarkan adanya laporan pristiwa
dugaan pencabulan yang dilakukan pengurus ponpes di kecamatan Singojuruh.

“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan, akan tetapi sudah tahap penyidikan. Kami masih terus mengembangkan siapa tau masih ada beberapa korban lagi. Untuk terlapor, minggu depan kami akan lakukan pemeriksaan. Untuk pelaku masih saksi, jadi belum ada tersangka,” terang Lita Kurniawan.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.