Petra Theatre Angkat Trauma Pelecehan Pria lewat “The Chain”
- Penulis : Ali Masduki
- | Sabtu, 23 Mei 2026 22:18 WIB
jatimnow.com - Isu pelecehan seksual terhadap laki-laki yang selama ini jarang dibicarakan diangkat ke panggung teater oleh Petra Theatre Universitas Kristen Petra melalui pementasan berjudul The Chain.
Pertunjukan berbahasa Inggris tersebut digelar di Blackbox Studio Gedung Q lantai 7 Kampus UK Petra Surabaya, Jumat (22/5), dalam dua sesi pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB.
Baca Juga: Mahasiswa UK Petra Kampanyekan Deteksi Dini Kanker Payudara
Lakon berdurasi sekitar 30 menit itu mengikuti kehidupan Andrew, remaja laki-laki berusia 16 tahun yang hidup di tengah kekerasan keluarga angkatnya.
Tak hanya berusaha bertahan dari tekanan psikologis, Andrew juga mencoba melindungi adik perempuannya agar tidak mengalami trauma serupa.
Cerita yang dibangun membawa penonton melihat sisi gelap relasi orang tua dan anak yang sering tersembunyi di balik kehidupan rumah tangga.
Petra Theatre tak berhenti pada pertunjukan semata. Setelah pementasan selesai, penonton diajak mengikuti sesi diskusi bersama psikolog UK Petra untuk membahas kesehatan mental dan dampak trauma dalam keluarga.
“Teater punya kekuatan untuk menyampaikan isu sosial yang sulit dibicarakan secara langsung. Penonton bisa merasakan pengalaman emosional yang dekat dengan realitas. Kami ingin mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan mental dalam keluarga, baik pada laki-laki maupun perempuan,” ujar Pimpinan Produksi The Chain, Shintia Adiningsih Wigati.
Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat
Shintia mengatakan proses produksi dilakukan cukup panjang karena tim ingin menyampaikan isu sensitif tersebut secara matang. Audisi dimulai sejak Oktober 2025, lalu dilanjutkan latihan intensif selama sekitar enam bulan.
Pementasan tersebut melibatkan mahasiswa lintas program studi di UK Petra, baik sebagai pemain maupun tim produksi dan penyutradaraan.
Naskah The Chain lahir dari kelas Craft of Playwriting di Program English for Creative Industry (ECI) UK Petra. Dalam kelas tersebut, mahasiswa diminta menulis karya teater orisinal mereka sendiri.
Baca Juga: BPP UNU Blitar Ambil Langkah Tegas Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Dosen
Dari sekitar 40 naskah yang dihasilkan, hanya tiga karya yang dipilih untuk diproduksi bersama Petra Theatre. The Chain menjadi salah satu karya yang lolos seleksi.
Sepanjang 2026, Petra Theatre juga menampilkan sejumlah pertunjukan lain, yakni There Was This Girl pada 8 Mei 2026, Controlled pada 15 Mei 2026, serta Hui Jia yang dijadwalkan tampil pada 5-6 Juni 2026.
Tentang Universitas Kristen Petra, kampus swasta tersebut dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dan masuk dalam jajaran 100 universitas terbaik di Asia Tenggara.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-84769-petra-theatre-angkat-trauma-pelecehan-pria-lewat-the-chain