Jumat, 19 Jun 2026 23:04 WIB

Pilgub Jatim, Jumlah Alat Peraga Kampanye di Banyuwangi Dibatasi

  • Penulis :
  • | Rabu, 07 Mar 2018 13:10 WIB
Satpol PP Banyuwangi saat menertibkan Alat Peraga Kampanye liar.
Satpol PP Banyuwangi saat menertibkan Alat Peraga Kampanye liar.

jatimnow.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi melalui Komisioner Divisi Sosialisasi, Jamaludin telah menyampaikan jumlah batasan Alat Peraga Kampanye (APK) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim ini.

Jumlah APK yang diperbolehkan beredar sebanyak 3.466. Jamaludin menjelaskan, APK yang dimaksud terdiri dari baliho, spanduk, dan umbul-umbul. Sedang, jumlah APK yang diperbolehkan dicetak sendiri dan dipasang tidak boleh lebih dari 1.723 buah.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Hal ini harus ditaati oleh masing-masing tim kampanye Paslon Cagub-Cawagub 1 dan 2. Jamaludin menegaskan bahwa diluar jumlah yang disebutkan, dianggap liar.

Berdasarkan hasil kesepakatan antara KPU Provinsi Jatim bersama masing-masing tim kampanye terkait jumlah APK berbeda-beda di setiap kabupaten/ kota.

Rinciannya, untuk di Banyuwangi jumlah baliho tidak lebih dari 13 buah se kabupaten, spanduk 625 buah, dan 1.095 buah untuk umbul-umbul. Totalnya 1.723 buah untuk masing-masing tim kampanye paslon 1 dan 2 di Kabupaten Banyuwangi yang terdiri dari 25 kecamatan dan 217 desa/ kelurahan.

“Untuk pencetakan APK yang difasilitasi oleh KPU, baliho 5, spanduk 10 per kecamatan, dan 2 umbul-umbul per desa. Sementara untuk yang 150 persen dari jumlah APK itu diserahkan ke tim kampanye masing-masing dengan ketentuan desain dan materinya sesuai yang dikeluarkan dan disepakati tim kampanye dan oleh KPU provinsi,” terang Jamal kepada jatimnow.com, Rabu (7/3/2018).

Namun demikian, lanjut Jamal, untuk titik-titik lokasi pemasangan APK masih dalam proses pengajuan permohonan SK kepada KPU Provinsi.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Infromasi tersebut, telah disampaikannya kepada seluruh stake holder yang terlibat dalam kegiatan Pilgub Jatim, mulai dari pihak kepolisian, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Panwaslu, dan Satpol PP Banyuwangi.

“Informasi tersebut juga telah kita sampaikan kepada ketua tim kampanye masing-masing. Kalau untuk tempat belum, karena belum ada SK dan lokasi yang kita ajukan masih dikaji ulang,” ujarnya.

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.