Sabtu, 13 Jun 2026 03:48 WIB

ASN Dinas PUPR Jombang Diduga Dirampok: Luka di Kepala, Ponsel Dirampas

Korban dugaan perampokan saat melapor ke Polsek Sumobito, Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Korban dugaan perampokan saat melapor ke Polsek Sumobito, Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Salah satu aparatur sipil Negara (ASN) dari Dinas PUPR Kabupaten Jombang, mengalami luka di kepala diduga menjadi korban perampokan saat menjaga excavator di Dusun/Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito.

Peristiwa itu dialami Mualim (45) pada Senin (11/4/2022) malam. Selain mengalami luka pada bagian kepala, satu unit handphone miliknya raib dirampas para pelaku.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang, Sultoni menjelaskan bahwa korban merupakan salah satu ASN di UPT PSDA Kecamatan Kesamben.

"Kejadiannya Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB," terang Sultoni, Kamis (14/4/2022).

Menurut Sultoni, kejadian itu bermula saat korban Mualim mendapat jadwal piket bersama rekannya Rendra Lestyono. Keduanya bertugas menjaga excavator long arm di Desa Madiopuro yang tengah digunakan untuk normalisasi sungai.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, korban dan rekannya ini sampai di sana. Lokasinya Jembatan Tenggor itu ke arah selatan," ungkapnya.

Selang setengah jam kemudian, sambung Sultoni, korban berpisah dengan temannya, lantaran keduanya sepakat bergiliran jaga.

"Rendra tetap di selatan menjaga excavator, sementara Mualim beristirahat di pos yang tak jauh dari Jembatan Tenggor," jelas dia.

Namun, baru saja tidur, korban mendengar suara kendaraan berhenti di Jembatan Tenggor. Beberapa saat kemudian, terdengar juga langkah beberapa orang berlari dan berteriak.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

Secara tiba-tiba, imbuh Sultoni, korban diserang saat tidur. Dia dipukuli para pemuda yang tidak dikenal.

"Ada lima orang yang menyerang. Menurut korban, mereka terlihat masih berusia remaja. Hanya satu yang terlihat cukup berumur. Para pelaku ini juga membawa kayu saat itu," terang dia.

Tak hanya menyerang korban, para pemuda tidak dikenal ini juga merampas handphone korban. Korban sempat berupaya melakukan perlawanan. Namun, beberapa saat kemudian para penyerangnya kabur dan menaiki tiga motor.

"Korban sempat mengejar dengan kondisi luka dan meminta pertolongan. Namun akhirnya kehilangan jejak setelah sampai di perempatan Sedamar," bebernya.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

Akibat penyerangan itu, korban mengalami luka robek di bagian pelipis juga kepala bagian belakang. Warga Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung itu, terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas Sumobito dan mendapat 8 jahitan.

"Korban juga sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Sumobito," tambah dia.

Sementara Kapolsek Sumobito, AKP M Amin membenarkan kejadian itu. Amin menyebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kepada korban dan tengah menyelidiki kasusnya itu.

"Korban melapor usai kejadian dan sempat kita antarkan ke puskesmas untuk mendapat perawatan. Terkait identitas penyerang, kita masih melakukan penyelidikan," tegas dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.