Kamis, 11 Jun 2026 22:28 WIB

Bupati Anas Apresiasi Kompetisi Startup Pertanian di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Sabtu, 30 Jun 2018 13:29 WIB
Bupati Anas menunjukkan produk startup./Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for jatimnow.com.
Bupati Anas menunjukkan produk startup./Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for jatimnow.com.

jatimnow.com - Pemkab Banyuwangi menggelar kompetisi usaha rintisan pertanian (Agribusiness Startup Competition) yang rangkaiannya dimulai Maret lalu. Kompetisi ini diikuti lebih dari 300 anak muda dalam 140 tim.

Babak final digelar Sabtu (30/6/2018) dengan presentasi akhir oleh 30 finalis. Profil bisnis, rencana pengembangan usaha, pemasaran, dan prototipe produk dipresentasikan ke juri dari kalangan praktisi pertanian sukses dan akademisi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

”Ini inovasi untuk menjaring anak-anak muda agar mau terjun ke bisnis pertanian. Kita tunjukkan bahwa bisnis pertanian punya prospek cerah dan layak jadi sandaran hidup,” ujar
Bupati Abdullah Azwar Anas, yang hadir dalam babak final tersebut.

Anas mengatakan, regenerasi petani adalah isu penting pertanian Indonesia. Berdasarkan Sensus Pertanian BPS, 61 persen petani berusia lebih dari 45 tahun, serta 72 persen berpendidikan SD. Jumlah rumah tangga petani terus menurun dari 79,5 juta (2008) menjadi 63,6 juta (2013).

”Maka kita perlu cara kreatif untuk melahirkan generasi muda petani yang inovatif, visioner, melek teknologi. Agribusiness Startup Competition hanya salah satu cara mendekatkan bisnis pertanian ke anak muda,” ujar Anas.

”Ke depan, ini kita perbesar skalanya dengan melibatkan perbankan. Kalau sekarang baru Rp100 juta, ke depan ada hadiah modal lebih besar untuk anak-anak muda pegiat pertanian. Manajemennya juga didampingi agar bisnisnya matang,” imbuh Anas.

Bisnis yang disajikan ratusan peserta ajang ini bermacam-macam, mulai olahan buah naga, olahan sayur kelor, pupuk organik, olahan peternakan-perikanan, hingga bunga.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Istivada, misalnya, menggarap usaha olahan sayur kelor bergizi tinggi untuk pembentukan kalsium tubuh.

"Di Banyuwangi, kelor melimpah, hampir semua halaman rumah bisa ditanami kelor. Saya ingin mengolahnya menjadi beragam varian, seperti snack bar, teh, dan kukis kelor,” tutur dara Banyuwangi lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Mengerjakan proyek ini, Istivada menggandeng tiga temannya. “Kami tidak ingin mencari pekerjaan, tapi berbisnis sendiri. Bekal ilmu selama kuliah kami gunakan untuk menggarap produk-produk pertanian lokal yang potensial," jelasnya.

Finalis lainnya adalah Deny Setiawan bareng empat kawannya. Dia mengusung merek ”Pored” yang mengolah buah naga menjadi beragam produk, mulai lulur, lip balm, selai, sirup, hingga minuman instan siap seduh.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

“Saat ini kami memasarkannya lewat online. Dengan ikut kompetisi ini, semoga produk kami lebih dikenal sekaligus difasilitasi pengurusan legalitas produknya,” kata anak muda Banyuwangi lulusan Fakultas Pertanian Universitas Jember ini.

Ada pula Dadang Setiawan, anak muda dari Kecamatan Srono yang menggarap olahan ikan gurame. “Kebetulan daerah kami adalah sentra ikan gurame. Terpikirlah untuk membuat olahan gurame,” ujarnya.

Penulis/Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.