Sabtu, 13 Jun 2026 03:12 WIB

Petinju asal Malang Hero Tito Meninggal Dunia

Petinju asal Malang Hero Tito (Foto: Dok. Yoga for jatimnow.com)
Petinju asal Malang Hero Tito (Foto: Dok. Yoga for jatimnow.com)

Malang - Petinju asal Malang Heru Purwanto (36) alias Hero Tito meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta.

Kabar meninggalnya Hero Tito itu disampaikan promotor sekaligus manajer Armin Tan ketika dikonfirmasi.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Ya, Mas Heru meninggal pada pukul 16.45 WIB di RS (rumah sakit). Mohon doanya agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-NYA dan keluarga diberi ketabahan serta kesabaran," tutur Armin Tan, Kamis (3/3/2022).

Armin Tan menambahkan, pihaknya sudah berupaya cukup maksimal agar Hero Tito segera pulih.

"Tapi takdir berkata lain, kami sudah minta tim dokter untuk memberikan yang terbaik," ujarnya.

Rencananya, jenazah akan langsung dibawa ke Malang dan dimakamkan pada Jumat (4/3/2022) pagi di Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Hero Tito menderita koma setelah kalah KO ronde 7 dari James Mokoginta dalam pertarungan di Hollywings Club, Kawasan Pusat Bisnis Sudirman (SCBD) Jakarta pada Minggu, 27 Februari 2022 malam.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Pergelaran tinju bertajuk Hollywings Sports Show Boxing itu merupakan kolaborasi antara Promotor Armin Tan dengan pengacara kondang, Hotman Paris sebagai pemilik Hollywings Club SCBD.

Hero terkapar KO setelah upper cut kanan James telak menghantam rahangnya. Hero jatuh dan terbentur ke kanvas dengan keras. Dia sempat bangun dan duduk saat wasit Teguh Tambunan menyelesaikan 10 hitungan dan memutuskan kemenangan KO untuk James.

Namun petinju yang punya rekor bertanding 29-16-2 (11 KO) itu lantas menggeletak lagi dan langsung mendapatkan pertolongan tim medis serta langsung ditandu keluar ring dalam kondisi pingsan. Dia dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Hero mendapatkan tindakan operasi untuk menyedot gumpalan darah di otak pada Minggu malam itu juga. Operasi terhadap Hero dilakukan tim dokter yang dipimpin Dokter Mardjono Tjahjadi, spesialis bedah saraf di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Untuk diketahui, Hero merupakan petinju yang cukup disegani. Beberapa prestasi yang berhasil ia raih antara lain juara nasional 2013 kelas bulu 57,1 kg (KTI), juara nasional 2012 kelas bulu 57,1 kg (KTPI), juara nasional 2017 kelas ringan junior 58,9 kg (KTI) dan juara nasional 2016 kelas ringan junior 58,9 kg (ATI).

Hero juga berprestasi di tingkat internasional, yaitu juara WPBF International (World Profesional Boxing Federation) kelas ringan 2016.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.